Perbedaan Lovebird Tipe Kering dan Tipe Basah

Di kalangan penghobi lovebird ada istilah lovebird tipe kering dan tipe basah. Biasanya istilah ini dijadikan rujukan untuk menentukan perawatan harian dan lomba bagi burung lovebird. Nah, untuk mengetahui perbedaan antara kedua tipe ini diperlukan pengamatan ekstra dan pemahaman karakter.

Karena itu, untuk membantu sobat memahami karakter lovebird tipe kering dan tipe basah, om master akan menjelaskan perbedaan karakter sekaligus cara perawatannya dalam artikel ini. 

Perbedaan karakter lovebird tipe kering dan tipe basah

Umumnya, lovebird tipe basah adalah burung lovebird yang kesehariannya tidak terlalu tergantung dengan kondisi panas matahari. Sementara lovebird tipe kering membutuhkan sinar matahari lebih lama. 

Karakter lovebird tipe basah:

  • Pada saat kerodong dibuka pada pagi hari bulunya mengembang tetapi burung tidak galak
  • Gelisah jika dijemur cukup lama
  • Jika diberikan cepuk mandi, burung akan langsung mandi sendiri
  • Anteng saat mandi semprot

Karakter lovebird tipe kering:

  • Pada Saat pertama buka kerodong, sayap mengepit rapat dan rapi.
  • Burung kuat di jemur lama dan anteng
  • Jika diberikan cepuk mandi lovebird tidak mau langsung mandi
  • Disemprot air juga lari-larian menghindar

Untuk mengenali karakter dari kedua tipe di atas, lakukan cara-cara berikut ini:

Pertama-tama cari tahu apakah lovebird lebih senang berada di tempat yang sejuk atau panas. Untuk mengetahuinya, lakukan penjemuran sedikit lebih lama dari biasanya. Jika lovebird terlihat gelisah artinya burung termasuk ke dalam tipe basah, sementara jika burung terlihat tenang artinya burung termasuk ke dalam tipe kering. 

Kedua, masukan cepuk atau bak mani ke dalam sangkar. Lovebird tipe basah umumnya akan segera masuk ke dalam bak untuk mandi atau bermain air. Sebaliknya, lovebird tipe kering justru mengabaikannya dan membutuhkan waktu untuk mengumpulkan mood terlebih dulu. 

Yang ketiga, semprotkan air ke tubuh burung lalu lihat perilakunya. Lovebird tipe basah biasanya lebih anteng dibandingkan lovebird tipe kering. 

Perawatan lovebird tipe basah dan kering

Perawatan lovebird tipe basah

lovebird tipe basah dan tipe kering

Untuk perawatan harian lovebird tipe basah, sebaiknya mandikan burung setelah dijemur di tempat yang sejuk. Untuk perlombaan, jemur burung kurang lebih 10 menit saat pagi kemudian mandi. Setelah itu baru diangin-anginkan lalu kerodong setelah tubuhnya kering. 

Pada h-3 perlombaan, burung sudah dikondisikan atau tidak disimpan berdekatan dengan lovebird yang lainnya. Jika lomba diadakan siang hari, mandikan burung selama 10 menit. Namun terkadang ada juga burung yang tidak perlu dimandikan, tergantung karakternya. 

Pemberian Ekstra Fooding (EF) sistem tunggal bisa dilakukan maksimal 3 jam sebelum lomba dimulai atau bisa juga pada pagi hari saat perlombaan. Jika saat lomba cuaca sedang panas, sebaiknya jangan semprot kerodongnya. Sebaliknya, jika cuaca tidak panas kerodong bisa disemprot samar-samar (tubuh burung tidak sampai basah kuyup).

Setelah sampai di lapangan, lepas kerodong lalu angin-anginkan sebentar. Setelah itu, lakukan pemanasan satu atau dua kali. Kemudian kerodong lagi dan jangan simpan berdekatan dengan lovebird yang lain. 

Perawatan lovebird tipe kering

lovebird tipe kering dan tipe basah

Untuk perawatan harian bisa dilakukan seperti biasa yang sering kita lakukan, karena meskipun di bawah atap asbes atau galvalum lovebird dengan karakter kering akan tampak santai dan menyukai kondisi seperti ini. 

Saat H-3 burung sudah dikondisikan untuk lomba. Artinya, tidak disimpan berdekatan dengan lovebird yang lain. Namun khusus untuk sistem pasangan, masih tetap bersama dalam satu sangkar. 

Jika lomba dilakukan siang hari, lakukan mandi pagi lalu jemur selama 10-20 menit. Setelah burung terlihat narik atau ngekek, kemudian angin-anginkan. Selama perawatan harian, lovebird tipe kering membutuhkan sedikit lebih banyak Ekstra Fooding (EF) dari tipe basah. 

Pemberian EF dilakukan maksima 3 jam sebelum perlombaan atau bisa juga pada pagi harinya. Karena ini merupakan tipe kering biasanya tidak membutuhkan pemanasan dan sebisa mungkin jangan berdekatan dengan lovebird lainnya. 

Gunakan kerodong selama perjalanan menuju arena perlombaan dan buka setelah sampai. Untuk main malam hari, perawatan seperti mandi dan jemur bisa dimulai sekitar pukul 15.00 sore.

Cara Tepat untuk Mengatasi Lovebird Ngelantai

Ada kalanya di arena lomba lovebird ngelantai atau hanya mau bermain di dasar sangkar. Hal ini tentunya dapat mengganggu performa lovebird juga berdampak pada penilaian dari dewan juri. Diperlukan cara tersendiri untuk menyiasati perilaku ini. Karena itu dalam kesempatan ini om master akan membahas perilaku ngelantai secara lengkap. 

Pada dasarnya, lovebird adalah burung sosial yang rukun ketika berdampingan dengan lovebird lainnya. Hal ini kemudian mempengaruhi penampilannya karena saat perlombaan, secara alami lovebird tidak merasa sedang bertarung. Karena itu berbagai macam perawatan dilakukan untuk membuat lovebird mampu bertarung dengan sejenisnya. Meski begitu, perilaku lovebird ngelantai tetap tidak bisa dihindari.

lovebird ngelantai

Penyebab lovebird ngelantai saat lomba

Sampai saat ini diketahui ada beberapa penyebab yang membuat lovebird ngelantai saat lomba. Diantaranya:

Tangkringan tidak sesuai (posisi salah, ukuran tidak pas, atau baru)

Sebelum memasang tangkringan pada sangkar, sebaiknya ukur terlebih dulu agar pas dengan cengkraman kaki lovebird. Usahakan ukuran tangkringan tidak terlalu besar atau terlalu kecil agar burung juga merasa nyaman saat bertengger di tangkringannya. 

Selain itu, pastikan posisi tangkringan tidak salah dalam sangkar. Artinya tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah, tingginya sama rata, dan semacamnya. 

Terlebih jika tangkringannya baru, dengan mengukur ukuran dan menempatkan tangkringan pada posisi yang tepat, burung akan lebih mudah beradaptasi dengan tangkringan yang baru tersebut. 

Tangkringan kotor oleh sisa kotoran burung

Kotoran burung yang jatuh saat ia diam di tangkringan biasanya ada yang menempel pada tangkringannya. Jika dibiarkan terlalu lama, sisa kotoran tersebut membuat tangkringan menjadi kotor. Jika sudah begitu, biasanya burung akan merasa tidak nyaman dan sering ngelantai, karena itu sebaiknya bersihkan tangkringan secara rutin. 

Mental burung drop

Mental drop di sini maksudnya adalah burung belum terbiasa dengan suasana perlombaan sehingga menjadi gelisah. Saat burung gelisah biasanya ia sering naik-turun tangkringan, ngeruji, dan naik-turun kandang. 

Selain itu, burung yang masih paud juga sering tidak anteng di tangkringan. Namun tidak perlu khawatir, karena kebiasaan ini akan berkurang seiring bertambahnya usia burung. 

Karakter burung terlalu aktif

Penyebab yang terakhir adalah karena karakter burung memang terlalu aktif. Untuk menyiasatinya, sobat bisa mengurangi keaktifan burung tersebut sehingga ia menjadi anteng diam di tangkringannya.

Cara mengatasi perilaku lovebird ngelantai

lovebird ngelantai

Untuk mengatasi perilaku lovebird ngelantai, diperlukan penanganan khusus. Berikut ini beberapa cara yang bisa dijadikan panduan oleh sobat kicau untuk mengatasi lovebird yang tidak anteng di tangkringannya:

Terapi mandi

Memandikan lovebird bisa jadi solusi yang cukup ampuh untuk mengatasi perilaku ngelantai. Cara memandikan burung yang bisa sobat lakukan diantaranya adalah:

  • Memandikan dengan cara dipegang langsung dan usap-usap tubuh burung dengan air secara perlahan
  • Mandikan burung dengan selang air atau air kran dengan semprotan yang lembut agar seperti air hujan
  • Semprot bagian dada burung setiap sore atau malam hari. Untuk cara ini, cukup semprot dada burung sampai sedikit basah, setelah itu kerodong sangkarnya.

Ganti tangkringannya

Mengganti tangkringan juga bisa menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi perilaku ngelantai. Namun seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tangkringan yang baru harus memiliki diameter yang sesuai dengan cengkraman kaki lovebird, teksturnya tidak licin sehingga burung tidak mudah gelisah saat diam di tangkringannya.

Berikan aksesoris di dasar sangkar

Selain memandikan dan mengganti tangkringannya, sobat juga bisa menambah aksesoris di dasar sangkar saat perlombaan. Penggunaan aksesoris ini bertujuan agar burung enggan turun ke lantai, namun perlu diingat juga aksesoris yang digunakan jangan sampai membuat burung stress atau ketakutan. 

Berikut ini beberapa pilihan aksesoris yang bisa sobat gunakan:

  • Ranjau bola plastik atau sobekan kertas koran: cara meletakan bola mainan di dalam sangkar yaitu dengan ditata sampai memenuhi lantai sangkar. 
  • Ranjau duri dari kertas karton atau plastik: bentuk kertas karton atau plastic menyerupai duri tajam lalu simpan di dasar sangkar.
  •  Ranjau karet gelang atau pentil ban sepeda: ikat beberapa karet gelang lalu bentangkan di masing-masing jeruji yang ada di dekat sangkar. Saat burung menginjak karet tersebut, ia akan merasa tidak nyaman dan kembali ke tangkringannya
  •  Rumput plastic: siapkan rumput plastic lalu sesuaikan ukurannya dengan diameter sangkar, setelah itu simpan rumput tersebut di dasar sangkarnya. 

Perlu sobat ingat, penggunaan ranjau hanya dilakukan saat burung akan mengikuti perlombaan saja. Di luar itu, sebaiknya jangan gunakan ranjau tapi lakukan perawatan harian. Demikianlah pembahasan mengenai cara mengatasi perilaku lovebird ngelantai yang bisa om master sampaikan kali ini. Semoga bermanfaat, ya.

Macam-macam Manfaat Jahe Bagi Lovebird

Manfaat jahe bagi lovebird sudah lama dirasakan oleh penghobi burung kicau di Indonesia. Banyak yang menggunakan jahe sebagai pakan tambahan burung lovebird peliharaannya karena terbukti mampu membuat ngekeknya lebih panjang. Namun ternyata bukan itu saja manfaatnya, lho. Kali ini om master akan membahas mengenai manfaat jahe bagi lovebird beserta cara membuat ramuan dari jahe agar suara ngekek lovebird jadi lebih panjang.

manfaat jahe bagi lovebird

Manfaat jahe bagi lovebird

Selain membuat suara ngekek lovebird jadi lebih panjang, berikut ini beberapa manfaat lain dari jahe untuk lovebird:

Menghilangkan serak

Salah satu manfaat jahe yang paling disukai oleh penghobi burung lovebird adalah menghilangkan serak pada suara burung. Dengan memakan jahe, suara burung bisa menjadi lebih jernih. Berdasarkan pengalaman om master, pemberian jahe pada lovebird untuk menghilangkan serak akan efektif jika diberikan dua kali dalam satu minggu atau tiga hari sekali. 

Mencegah regurgitasi saat perjalanan jauh

Saat melakukan perjalanan jauh, lovebird sangat rawan mengalami regurgitasi atau mabuk. Biasanya ini disebabkan oleh goncangan selama di perjalanan, masuk angin, serta perut kembung. Untuk mencegah lovebird mabuk, om master biasa memberikan beberapa iris jahe sebelum burung menempuh perjalanan jauh.

Sebagai pakan tambahan

Jahe juga bisa digunakan sebagai pakan tambahan bagi lovebird dengan cara menjadikannya ramuan. Selain itu, bisa juga menjadikannya serbuk halus lalu campurkan bersama pakan burung. Namun perlu diingat bahwa jahe tidak bisa terlalu sering diberikan pada lovebird. Sebaiknya berikan seminggu dua kali saja. 

Berikut ini merupakan beberapa racikan ramuan dari jahe yang bisa membuat suara ngekek lovebird jadi lebih panjang dan rajin. 

Ramuan dari jahe untuk lovebird

manfaat jahe bagi lovebird

Mencampur jahe dengan milet

  1. Siapkan 1 ruas jahe yang sudah dikupas kulitnya, setelah itu parut atau blender sampai halus
  2. Rendam jahe yang sudah dihaluskan dalam sebuah panic kecil berisi air panas selama beberapa menit, aduk hingga merata
  3. Saring air rendaman jahe tersebut lalu siapkan pakan milet yang akan diberikan pada lovebird
  4. Setelah itu, rendam milet ke dalam wadah yang berisi air jernih. Jika ada biji yang mengapung, sebaiknya dibuang. Ini untuk memilih kualitasnya. Setelah itu tiriskan.
  5. Selanjutnya, milet yang sudah ditiriskan kembali direndam ke dalam wadah berisi air sari jahe. Aduk sebentar lalu diamkan selama 2-3 jam sampai dengan air sari jahenya meresap ke dalam milet
  6. Buang air jahe yang tersisa
  7. Setelah itu keringkan milet yang sudah direndam di bawah sinar matahari langsung. Atau jika tidak ada sinar matahari bisa juga dengan cara disangrai menggunakan api sedang
  8. Berikan pakan pada lovebird

Jahe, milet, dan mengkudu

Mengkudu diketahui mempunyai berbagai manfaat untuk burung kicau. Karena itu, jika dikombinasikan dengan jahe, manfaatnya bisa jadi lebih besar lagi. Cara membuatnya juga mudah karena hampir sama seperti ramuan yang pertama. Campur jahe dengan milet terlebih dulu, setelah itu tambahkan mengkudu matang saat kita mencampurkan jahe dengan air panas. Lalu berikan ramuan tersebut pada lovebird.

Ramuan herbal dari jahe

Untuk menjadikan jahe sebagai ramuan herbal, pertama-tama siapkan dulu bahan bakunya. Diantaranya:

  • 3/4 milet putih
  • 2 sendok teh garam
  • 4 lembar daun pepaya muda
  • 10 lembar daun binahong
  • 4 lembar daun mengkudu muda
  • 2 ruas jahe ukuran jempol
  • 1 liter air

Setelah semua bahan disiapkan, berikutnya racik jahe menjadi ramuan herbal dengan mengikuti cara berikut ini:

  1. Rendam milet di dalam air bersih untuk membuang biji-biji yang mengambang
  2. Setelah itu, cuci semua dedaunan sampai bersih lalu potong kecil-kecil. Haluskan potongan daun menggunakan blender atau ditumbuk.
  3. Campur hasil tumbukan dengan 1 liter air yang sudah disediakan dalam panci kecil
  4. Kupas jahe lalu parut. Setelah itu, hasil parutan jahe dimasukan ke dalam panci lalu tambahkan garam sebanyak 2 sendok teh.
  5. Aduk sampai merata lalu rebus air ramuan dalam api sedang selama beberapa menit dan tiriskan.
  6. Saring air rebusan setelah dingin untuk mengambil sarinya saja
  7. Siapkan milet dan masukan milet ke dalam wadah berisi sari air ramuan tersebut.
  8. Tunggu selama beberapa jam sampai sari ramuan herbal benar-benar meresap ke dalam biji milet
  9. Jemur milet sampai kering

Racikan jahe, kunyit, kencur, telur, dan madu

Bahan baku untuk membuat racikan ini adalah:

  • 1 kg jahe, dikupas kulitnya, diparut sampai halus, hasil parutan diperas dan diambil airnya.
  • 3/4 kunyit, dicuci bersih, diparut sampai halus, hasil parutan diperas dan diambil airnya.
  • 3/4 kencur, dicuci bersih, diparut sampai halus, hasil parutan diperas dan diambil airnya.
  • 3-5 butir telur ayam / bebek, ambil kuning telurnya saja.
  • 3-5 sendok teh madu.

Proses pembuatan:

  1. Siapkan 1 gelas air hangat lalu tuangkan ke dalam panci kecil
  2. Masukan semua bahan yang sudah disiapkan ke dalam panci tersebut
  3. Aduk sampai rata
  4. Siapkan milet sesuai kebutuhan
  5. Lalu rendam milet tersebut ke dalam panci yang berisi ramuan.
  6. Tunggu beberapa jam sampai air meresap sempurna ke dalam milet
  7. Tiriskan, dan jemur di bawah sinar matahari langsung. 

Semua ramuan yang om master sebutkan di atas sudah pernah diberikan pada lovebird kesayangan om master dan terbukti memberikan banyak manfaat, salah satunya adalah membuat lovebird rajin ngekek, dan durasi ngekeknya semakin panjang. 

Demikian pembahasan mengenai manfaat jahe bagi lovebird kali ini, semoga bermanfaat dan dapat membuat performa lovebird kesayangan sobat kicau di rumah semakin moncer!

Lovebird Diare: Penyebab, Gejala dan Cara Mengobatinya

Sebagai pecinta burung, sebaiknya jangan menganggap enteng saat lovebird diare. Karena meskipun termasuk penyakit umum pada burung kicauan, dampak yang disebabkan diare bisa jadi sangat fatal jika terlambat ditangani, seperti dehidrasi, lemas, stamina turun, serta membuat burung sangat rentang terserang penyakit lainnya. 

Dalam kesempatan ini om master akan membahas seputar penyakit diare agar memudahkan sobat kicau sekalian jika suatu saat nanti menghadapi lovebird diare. 

lovebird diareGejala umum penyakit diare pada lovebird

Banyak orang mengidentifikasi diare pada lovebird dengan mengamati bentuk kotoran burung. Jika terlihat encer atau berair, berarti burung sedang diare. Padahal pada kenyataannya tidak semua kotoran encer atau berair menandakan diare. Karena saat burung stress, mengkonsumsi pakan yang terlalu banyak mengandung air, atau terlalu banyak minum juga bisa membuat kotorannya encer.

Untuk mengidentifikasi diare dengan tepat, kita dapat mengamati gejala-gejala umum yang biasa dijumpai pada burung yang mengalami diare. Berikut ini adalah gejala umum penyakit diare pada lovebird: 

  • Pada tahap awal, kotoran lovebird berbentuk encer
  • Pada tahap lanjutan, kotoran lovebird berubah warnanya menjadi putih, merah, kecoklatan, atau bahkan kehitaman. 
  • Burung jadi terlihat selalu gelisah dan membungkukan badannya untuk menahan rasa sakit
  • Nafsu makan menurun
  • Burung terlihat diam saja di tangkringan, murung, dan menyembunyikan kepalanya
  • Kondisi fisik burung terlihat gemetar bahkan ambruk dan berada di bawah sangkar (bukan di tangkringannya)
  • Burung terlihat dehidrasi dan kehilangan semangat

Jika burung sudah menunjukan gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera lakukan tindakan pengobatan agar tidak semakin memperparah dampaknya. Bagaimana cara pengobatan yang tepat? Kita akan bahas di artikel ini nanti. Namun sebelum itu, sebaiknya kita membahas tentang beberapa hal yang dapat menyebabkan lovebird diare agar sobat juga bisa melakukan tindakan pencegahan dan penanganan yang tepat.

Penyebab lovebird diare

Berikut ini adalah beberapa penyebab lovebird diare yang om master kumpulkan dari berbagai sumber:

Parasit

Sejauh ini, ada beberapa parasit yang sangat sering menyebabkan diare pada lovebird, yaitu:

Gardia (parasit bersel tunggal). Diare yang disebabkan oleh parasit Gardia biasanya tanpa disertai gejala yang lainnya. Hanya saja, parasit ini bisa menular sehingga saat ada lovebird yang menderita diare akibat parasit Gardia sebaiknya segera pisahkan dari burung yang lainnya.

Koksidiosis (parasit uniseluler). Parasit yang satu ini juga sifatnya menular. Diare yang disebabkan oleh parasit jenis ini biasanya disertai dengan pendarahan yang ditandai dengan kotoran burung bercampur darah. Gejala lainnya yang sering muncul adalah anoreksia, depresi, penurunan berat badan, bulu acak-acakan, dan lainnya. 

Nematoda (cacing). Diare yang disebabkan oleh parasit Nematoda termasuk yang paling parah karena seringkali disertai penurunan berat badan, kotoran berdarah, dan bulu mengembang. Untungnya, diare yang disebabkan parasit jenis ini terbilang jarang terjadi dan sangat tergantung asal-usul serta erawatan burung. 

Virus

Beberapa virus yang sering menyebabkan lovebird diare adalah: adenovirus, polyomavirus, dan reovirus. Diare yang disebabkan oleh ketiga virus ini biasanya disertai dengan kotoran yang berdarah serta komplikasi lainnya. Bahkan, dalam kondisi yang paling parah infeksi virus ini dapat menyebabkan kematian pada burung. 

Biasanya pengobatan dilakukan dengan cara symptomatic (menyediakan cairan dan nutrisi tertentu). Selain itu, perlu dilakukan perawatan intensif seperti menjaga suhu tubuh burung tetap panas, membersihkan sangkar dan perlengkapan secara total menggunakan desinfektan, serta menjauhkan lovebird yang menderita diare dengan burung lainnya. 

Banyak orang mengaku infeksi virus ini sangat sulit untuk disembuhkan, sehingga harus “menghilangkan” burung untuk membasminya. 

Bakteri

Berikut ini beberapa jenis bakteri yang sering menyebabkan lovebird diare: 

  • Chlamydia psittaci
  • Escherichia coli
  • Clostridium
  • Salmonella

Dari keempat jenis tersebut, chlamydiosis menjadi penyebab yang paling umum karena merupakan zoonosis (bisa mempengaruhi manusia). Biasanya, burung yang terserang bakteri jenis ini akan mengalami gangguan pernafasan, sinusitis, pneumonia, konjungtivitis, dan lain sebagainya.

Jamur

Dua jenis jamur yang sangat umum menjadi penyebab diare adalah avian gastric yeast dan candida. 

Faktor lainnya

Selain parasit, virus, bakteri, dan jamur, diare juga bisa disebabkan oleh beberapa faktor lain, seperti:

  • Cloacal papilloma: benjolan atau kutil yang terdapat di kloaka yang menyebabkan perubahan bentuk kotoran, sembelit, dan diare.
  • Distocias / distosia, yaitu retensi telur di kloaka. Kondisi ini memicu efek yang sama seperti cloacal papilloma.
  • Benda asing di usus. Jika burung dengan sengaja / tidak sengaja menelan sebuah atau beberapa benda asing seperti mainan dan kelereng, maka kondisi tersebut bisa memicu diare.

Setelah mengetahui gejala dan penyebabnya, saatnya kita membahas mengenai cara mencegah dan mengobati diare pada lovebird.

Cara mencegah dan mengobati lovebird diare

Seperti yang sudah kita ketahui, mencegah lebih baik daripada mengobati karena biasanya pencegahan lebih mudah dilakukan daripada pengobatan. Oleh karena itu, berikut ini adalah beberapa langkah pencegahan diare pada lovebird yang bisa sobat lakukan:

  • Menjaga kebersihan sangkar dengan cara menyemprotnya menggunakan desinfektan secara rutin
  • Sering-sering mengganti minuman burung, apalagi jika sudah terlihat kotor
  • Berikan vitamin dan suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh burung
  • Bersihkan kotoran burung dengan cepat agar tidak menimbulkan bakteri
  • Gunakan Master Bird Floor agar perkembangan jumlah kotoran dapat dikontrol dengan mudah

Jika setelah melakukan pencegahan ternyata burung masih terserang diare, maka segera lakukan langkah pengobatan berikut ini:

  • Pisahkan burung yang sakit dari burung yang lainnya
  • Bersihkan tempat pakan dan air minuman
  • Berikan larutan pedialyte sebagai pertolongan pertama
  • Berikan daun binahong

Untuk pembuatan larutan pedialyte, sobat bisa mulai dengan menyiapkan beberapa hal seperti:

  • 1/2 gelas air panas
  • 1 gelas air putih dingin
  • 2 sendok makan madu
  • 1/2 sendok garam
  • 2 sendok makan air perasan jeruk nipis

Setelah semua bahan siap, selanjutnya ikuti cara pembuatan larutan pedialyte berikut ini:

  • Masukan madu dan garam ke dalam gelas yang berisi air panas, lalu aduk dengan sendok sampai tercampur secara rata
  • Setelah diaduk, tuangkan segelas air putih dingin ke dalam larutan tersebut
  • Tambahkan 2 sendok air perasan jeruk nipis
  • Aduk dan dinginkan dalam suhu ruangan sebelum diberikan pada burung

Berikan larutan pedialyte dengan teratur pada burung yang sakit sampai kondisinya membaik.

Selesai sudah pembahasan mengenai penyakit diare pada lovebird. Semoga dengan mengetahui gejala, penyebab, cara pencegahan, dan cara pengobatan lovebird diare dapat membantu sobat kicau semuanya.

Cara Merawat Lovebird Paruh Putih untuk Lomba

Lovebird paruh putih atau lovebird biru banyak dipelihara untuk dijadikan sebagai masteran karena suaranya kasar dan panjang. Sementara untuk perlombaan, sebagian menganggap lovebird jenis ini cukup sulit mencari setelan dan menstabilkan birahinya.

Namun bukan berarti tidak mungkin dilakukan karena selama dirawat dengan baik lovebird ini juga bisa mempunyai performa yang menakjubkan. Pertanyaannya adalah bagaimana cara merawat lovebird jenis ini untuk lomba? 

Om master sudah menyiapkan jawabannya dan akan dibahas dalam artikel kali ini. Namun sebelum itu, kita akan membahas mengenai karakter lovebird paruh putih.

lovebird paruh putihKarakter lovebird paruh putih

Kelebihan lovebird paruh putih

  • Mempunyai durasi ngekek yang panjang (sekitar 75 persen)
  • Volume suaranya lebih kasar dan keras
  • Mampu mengeluarkan seluruh kemampuannya jika moodnya sedang bagus
  • Cepat aktif dan gacor di arena lomba
  • Sering ngekek sambil berdiri tegap
  • Lovebird paruh putih yang masih paud (balibu) sudah bisa ikut lomba
  • Warnanya lebih bagus dibandingkan lovebird paruh merah

Kekurangan lovebird paruh putih

  • Lebih banyak ngetem atau diam
  • Performanya tidak stabil
  • Bisa jadi lebih agresif saat mengikuti perlombaan
  • Butuh waktu lama untuk menaikan birahinya
  • Butuh waktu lama untuk menemukan setingan yang tepat
  • Perlu ditrek sebelum masuk ke lapangan lomba
  • Harganya lebih mahal daripada lovebird paruh merah

Berbagai kekurangan ini umumnya dirasakan oleh mereka yang belum paham sepenuhnya mengenai cara perawatan lovebird paruh putih. Karena seperti yang sudah om master katakan sebelumnya, jika lovebird ini dirawat dengan tepat penampilannya akan maksimal.

Cara merawat lovebird paruh putih

Pada dasarnya, modal utama untuk merawat lovebird jenis ini sama seperti lovebird paruh merah, yaitu: kesabaran dan ketelatenan. Adapun mengenai cara perawatannya akan om master jelaskan satu persatu di bawah.

Full Kerodong

Meski tidak semua lovebird harus full kerodong, namun khusus lovebird paruh putih biasanya full kerodong setiap hari. Kecuali saat ia mandi dan berjemur. Pada awalnya, sekitar beberapa minggu, bulunya akan sedikit rontok. Hal ini wajar terjadi mengingat ia sedang beradaptasi dengan settingan yang baru (full kerodong).

Mandi pagi dan malam hari

Lovebird paruh putih juga biasanya dimandikan saat pagi dan malam hari. Untuk pagi hari, sebaiknya mandikan burung sekitar pukul 08.00; sementara pada malam hari burung bisa dimandikan sekitar pukul 20.00.

Pada sore hari, lovebird bisa diangin-anginkan sambil sangkarnya dibersihkan dan pakannya diganti. Singkatnya, setelah mandi pagi lovebird dikerodong sampai sore hari lalu keluarkan untuk diangin-anginkan setelah itu mandikan lovebird pada pukul 20.00. Angin-anginkan sebentar sampai bulunya mengering lalu kerodong lagi sampai keesokan hari.

Terapi embun

Sekitar pukul 05.00 pagi atau selepas subuh, lakukan terapi embun pada burung agar nafasnya panjang, durasi ngekeknya bertambah, tubuhnya jadi lebih sehat, dan menyegarkan otak lovebird paruh putih.

Gunakan kandang umbaran untuk latihan

Selain tiga perawatan sebelumnya (full kerodong, mandi pagi dan malam, terapi embun) lovebird paruh putih juga perlu dilatih dalam kandang umbaran sebanyak 3 kali dalam satu minggu. Berikan jeda satu hari untuk latihan agar lovebird tidak kelelahan. Selain itu, sabtu dan minggu tidak perlu latihan.

Pakan tambahan untuk lomba

Pada H-1 lomba, lovebird diberi pakan tambahan (EF) berupa Kenari Seat dan biji matahari setelah lovebird dimandikan dan dijemur.

Lakukan penjemuran di tempat yang panas

Sebagian besar lovebird paruh putih ternyata mempunyai tempat yang panas. Oleh karena itu, sebaiknya jemur burung di tempat yang terkena sinar matahari secara rutin. Perlu diperhatikan juga durasi penjemurannya, ya. Umumnya penjemuran dilakukan selama 2-3 jam penuh setelah burung mandi pagi.

Diangin-anginkan di tempat yang hangat

Setelah burung dijemur, sebaiknya angin-anginkan di tempat yang sejuk namun hangat. Alasannya karena jika burung diangin-anginkan di tempat yang terlalu dingin atau lembab, birahinya akan menjadi tidak stabil.

Berikan Pakan Master Daily dan Premium

Hal yang paling penting dalam perawatan lovebird paruh putih adalah pakan. Om master merekomendasikan pemberian Pakan Master Daily untuk perawatan harian dan Pakan Master Premium untuk lomba.

Khusus untuk Pakan Master Premium, sebaiknya berikan 3 hari sebelum lomba agar performa burung jadi lebih maksimal. 

Seluruh cara yang ada di artikel ini sudah pernah om master lakukan pada beberapa burung lovebird paruh putih yang ada di rumah. Hasilnya alhamdulillah tidak mengecewakan, hanya menunggu waktu sampai menjadi juara. 

Demikian pembahasan mengenai perawatan lovebird paruh putih yang bisa om master bagikan kali ini. Semoga bermanfaat dan bisa membantu sobat kicau yang tertarik meminang lovebird cantik yang satu ini. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Khasiat dan Manfaat Gabah Bangkok Untuk Lovebird

Khasiat dan manfaat gabah bangkok untuk lovebird sudah lama dirasakan penghobi burung ini. Gabah bangkok adalah jenis pakan yang sudah lama dikenal sebagai pakan ayam petarung dan burung pemakan biji-bijian seperti perkutut, derkuku, atau merpati.

gabah bangkok

Khasiat dan manfaat gabah bangkok untuk lovebird

Pada umumnya, pemilik lovebird memang menggunakan milet untuk memenuhi kebutuhan nutrisi burung. Namun tentu saja, dibutuhkan pakan ekstra agar seluruh kebutuhan nutrisinya terpenuhi seperti sayur atau buah-buahan. Namun, saat ini gabah bangkok juga banyak diminati oleh penghobi burung lovebird. 

Bagi yang belum tahu, gabah bangkok ini bentuknya oval dan berukuran kecil. Saat ini ada dua jenis gabah bangkok yang beredar di pasaran, yaitu yang berwarna merah dan putih. Nama gabah bangkok merah dan putih ini diambil dari warna biji di dalam gabah. Perbedaan paling mencolok di antara keduanya adalah ukurannya. Gabah yang berwarna merah umumnya mempunyai ukuran yang lebih besar sementara gabah yang berwarna putih bentuknya lebih kecil. 

Sejauh pengetahuan om master, gabah bangkok sangat cocok untuk diberikan pada lovebird yang sedang ditangkar dan mengalami kegemukan karena banyak sekali kandungan nutrisi penting di dalamnya. Seperti magnesium, kalsium, zat besi, natrium, fosfor; vitamin A, C, E, B1, B2, dan B6. Lebih dari itu, gabah bangkok juga hanya mengandung sedikit lemak sehingga bisa digunakan untuk membuat tubuh lovebird yang kegemukan menjadi lebih langsing, padat, dan berisi. 

Selain untuk penangkaran dan kegemukan, pemberian gabah bangkok yang teratur juga terbukti mampu membuat suara burung menjadi lebih kencang dan kasar; lalu bisa juga membantu mengontrol birahi burung. 

Langkah-langkah pemberian gabah bangkok untuk lovebird

Langkah pertama dalam pemberian gabah bangkok untuk lovebird adalah memilih gabah yang memiliki kualitas baik agar khasiat yang dirasakan burung semakin maksimal. Pemilihan kualitas gabah bisa dilakukan dengan cara merendamnya di dalam wadah yang berisi air. Jika saat diredam gabah tenggelam di dalam air maka gabah tersebut berisi dan memiliki kualitas yang baik. Sementara gabah yang mengambang berarti tidak berisi atau kosong. 

Pilih gabah yang tenggelam, lalu jemur langsung di bawah terik sinar matahari. Setelah kering, campurkan gabah dengan milet putih atau milet merah. Sebisa mungkin jangan memberikan gabah dengan porsi yang berlebihan, cukup 10 sampai 20 butir per hari. khasiat dan manfaat gabah bangkok

Biasanya, setelah lovebird rutin mengkonsumsi gabah selama satu bulan manfaat dari gabah bangkok ini mulai terlihat. Manfaat yang paling menonjol adalah lovebird menjadi rutin berkekek dengan durasi yang lebih panjang dari biasanya. Selain itu, ia juga akan terlihat lebih aktif, bersemangat, dan staminanya meningkat saat mengikuti perlombaan. 

Om master biasanya memberikan jamu konslet setelah lovebird rutin mengkonsumsi gabah. Jamu konslet dicampurkan dengan pakan milet lalu diberikan pada burung secara rutin setiap tiga hari sekali. Manfaat dari pemberian jamu konslet setelah memberikan gabah bangkok adalah menstabilkan durasi ngekek lovebird. Namun, setelah durasi ngekeknya stabil pemakaian jamu konslet mulai dikurangi agar burung tidak menjadi over birahi dan menjadi agresif. 

Demikianlah sharing singkat mengenai khasiat dan manfaat gabah bangkok untuk lovebird, semoga pengetahuan yang sedikit ini dapat membantu meningkatkan performa lovebird kesayangan sobat kicau. Nantikan update selanjutnya di pakanmaster.com.

Cara Mengjinakan Lovebird Giras dengan Tepat

Melatih lovebird giras untuk memiliki mental juara dan juga suara ngekek yang lebih baik tidaklah mudah, apalagi jika dibandingkan dengan lovebird yang jinak. Bahkan sebagian orang menyerah menghadapi lovebird yang terlalu liar (giras) lalu menukarkannya dengan lovebird lain yang lebih jinak. 

Namun, jika tidak dirawat dengan baik, burung yang sudah jinak pun bisa berubah menjadi liar. Karena itu, kali ini om master akan membahas cara mengatasi atau menjinakan lovebird giras dengan tepat.

lovebird giras

Mengatasi lovebird jinak yang berubah liar

Burung yang sudah dirawat dalam waktu lama biasanya sudah jinak. Maka jika perilakunya berubah hanya berlangsung dalam waktu yang singkat, yaitu beberapa hari sampai beberapa minggu saja. Setelah itu, perilakunya akan pulih seperti semula.

Kondisi berbeda terjadi pada burung yang mempunyai mental kurang baik. Untuk memulihkannya diperlukan penanganan yang tepat dan tidak sembarangan.

Berikut ini beberapa cara mengatasi lovebird jinak yang berubah liar:

  1. Berikan suasana berbeza pada burung, misalnya memindahkan sangkarnya ke tempat yang lebih sejuk agar mood burung menjadi lebih tenang.
  2. Berikan pakan yang lengkap dan bergizi setiap hari. Seperti voer, buah-buahan, serangga, dan belalang.
  3. Putar suara terapi atau brainwave untuk membantu mempercepat proses pemulihan.
  4. Berikan pasangan
  5. Tempel dengan burung lain yang sudah jinak total agar burung dapat meniru perilakunya.
  6. Campurkan multivitamin yang tepat
  7. Sangkar tidak perlu dikerodong saat malam hari, selain itu gantang sangkar di ruang keluarga atau ruang televisi yang ramai
  8. Mandikan burung sampai tubuhnya basah kuyup lalu berikan pakan langsung dari tangan agar terjadi interaksi antara sobat dengan burung yang giras

Cara lain untuk mengatasi lovebird giras

lovebird giras

Jika sobat mempunyai lovebird yang sudah giras sejak pertama kali datang ke rumah, cara untuk mengatasinya sedikit berbeda dengan sebelumnya. Biasanya dibutuhkan pola perawatan harian yang teratur dan terapi lainnya 

Namun sebelum itu, sobat harus melakukan beberapa hal sebagai persiapan awal, yaitu:

  • Mengeluarkan lovebird pada pagi hari, kemudian gantang di tempat yang teduh
  • Jangan menjemur lovebird selama proses terapi agar birahinya tidak naik dan menyulitkan sobat kicau
  • Kurangi pakan buah dan sayuran yang bisa meningkatkan birahi (apel merah, kangkung, bayam, jagung, tauge, dan sebagainya).

Setelah semua hal tersebut sobat lakukan, selanjutnya lakukan proses terapi. Berikut ini terapi yang pernah berhasil menjinakan salah satu burung om master:

Pertama, mandikan lovebird hingga tubuhnya basah kuyup, lalu letakan di atas sangkarnya. Setelah itu sodorkan jari tangan sobat sampai burung mau mematuki atau menggigitnya. Jika sudah begitu, letakan beberapa biji Pakan Master Daily di atas telapak tangan, lalu sodorkan kepada burung. Lakukan proses tersebut dengan rutin setiap hari sampai burung sudah terlihat lebih jinak atau tidak terlalu giras. 

Jika cara tersebut tidak kunjung berhasil setelah beberapa bulan, sobat bisa mencoba cara lain yaitu dengan terapi lapar. Berikut ini panduan untuk melakukan terapi lapar pada lovebird giras:

Saat pagi hari, keluarkan burung dari rumah lalu gantang di tempat yang terkena paparan sinar matahari secara langsung. Setelah itu, siapkan dua buah cepuk. Yang pertama diisi dengan Pakan Master Daily, dan yang kedua diisi ekstra fooding (kroto, jangkrik, atau ulat hongkong). Masukan kedua cepuk secara langsung pada sangkar.

Setelah 30 menit, keluarkan cepuk pakan lalu mandikan burung dengan cara disemprot sampai tubuhnya basah kuyup lalu jemur selama 20 menit. Selanjutnya, anginkan burung di tempat yang teduh. Kemudian, masukan cepuk berisi air minum ke dalam sangkar sambil memberikan 1 ekor jangkrik menggunakan tangan atau sebatang lidi.

Jangan berikan pakan burung selama 2-3 jam. Selama itu, perhatikan terus kondisi lovebird giras milik sobat. Jika sudah 3 jam berlalu, sobat bisa memberikan 1 ekor jangkrik setiap satu jam menggunakan tangan atau lidi.

Pada siang hari, mandikan burung dengan cara disemprot sampai tubuhnya basah kuyup lalu masukan kembali cepuk voer dan EF sampai sore hari. Setelah sore dan cepuknya dikeluarkan, sobat bisa membiarkan burung beraktivitas tanpa makanan. Namun, pemberian jangkrik selama 1 jam sekali harus tetap dilakukan ya. Karena kegiatan tersebut sangat membantu burung terbiasa dengan kehadiran sobat. 

Lalu mandikan burung sekali lagi sampai tubuhnya basah kuyup. Sebelum malam hari tiba, sobat bisa memasukan kembali cepuk voer dan EF ke dalam sangkarnya. Ketika malam hari tiba keluarkan cepuk dan biarkan burung tanpa makanan sampai keesokan harinya. 

Melihat prosesnya yang cukup memakan banyak waktu, sebaiknya pastikan sobat tidak sedang sibuk dengan pekerjaan atau urusan lainnya saat melakukan terapi lapar. Banyak burung yang mati karena kekurangan perhatian pemilik saat menjalani terapi lapar.

Namun di luar itu, perlu diketahui bahwa terapi ini harus dilakukan dengan hati-hati karena beresiko membuat burung jadi stress, sakit, atau mati. 

Karenanya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya jangan lakukan terapi lapar terus-menerus sepanjang hari agar sistem kekebalan tubuh burung tidak melemah, tidak mudah sakit, dan tidak mudah stress yang bisa berujung kematian.

Selanjutnya, pastikan burung tidak mengalami dehidrasi atau kekurangan air minum selama proses terapi. Bisa juga dengan menambahkan multivitamin yang banyak tersedia di pasaran. Satu hal yang paling penting adalah sobat harus tetap menjaga kebersihan sangkar burung karena burung yang kelaparan biasanya akan memakan kotorannya sendiri. 

Demikian beberapa terapi lovebird giras yang pernah om master lakukan dan terbukti berhasil. Saran om master, sebaiknya jadikan terapi lapar sebagai cara terakhir. Tetap kunjungi pakanmaster.com untuk artikel tentang lovebird yang lainnya. 

Memahami Kebiasaan Lovebird Menggigit Kuku dan Jari

Kebiasaan lovebird menggigit kuku dan jari biasanya dilakukan saat ia tiduran atau berbaring di dasar sangkar. Sepengetahuan om master kebiasaan ini cukup dikeluhkan oleh banyak penghobi burung lovebird. Hal ini biasanya terjadi karena kurang pengetahuan atau pengalaman. Untuk itu, kali ini om master akan membahas mengenai kebiasaan menggigit kuku dan jari pada lovebird.

Pada dasarnya perilaku seperti ini merupakan perilaku alami yang banyak ditemukan pada burung paruh bengkok dan sering dilakukan ketika ia bosan. Namun, jika burung terlalu sering menggigit kutu dan jarinya sampai menimbulkan luka, maka harus dicari penyebabnya agar tidak membahayakan dirinya sendiri.

Hal-hal yang menjadi penyebab lovebird menggigit kuku dan jari

Bosan

lovebird menggigit kuku dan jari

Saat lovebird tinggal sendirian tanpa teman atau pasangan, maka ia akan merasa bosan. Jika sudah seperti ini kemungkinan burung akan menggigit kuku dan jarinya sendiri. Jika sobat mempunyai lovebird dewasa yang menunjukan perilaku ini, sebaiknya berhati-hati karena akan memicu kebiasaan buruk lainnya. Misalnya, mencabuti bulu hingga gesek tangkringan.

Untuk mengatasi hal ini, sobat bisa memberikan teman atau pasangan agar ia tidak dilanda rasa bosan. Atau, sobat bisa menemaninya secara langsung dengan cara mengajak burung bermain dengan tangan. Pilihan lainnya yaitu dengan memberi mainan atau ayunan di dalam sangkar burung.

Kaki burung terinfeksi oleh jamur atau bakteri

Saat kaki burung terinfeksi oleh jamur, bakteri, atau parasit, maka ini juga bisa membuatnya sering menggigit kuku dan jari. Dalam keadaan paling parah, kaki burung bisa sampai berdarah. Hal ini terjadi karena jamur, bakteri, atau parasit menimbulkan radang dan rasa gatal.Saat burung menggigit jari atau menarik kukunya, ia akan merasa terlalu nyaman sampai kuku jarinya terlepas. Cara mencegah dan mengatasi hal ini, obati kaki yang terinfeksi bisa diobati dengan obat khusus dan tepat. 

Kaki burung terluka

Kaki yang terluka karena benda tajam (seperti duri, pecahan kaca, dan sebagainya) juga dapat menimbulkan kebiasaan menggigit kaki dan jari pada burung. Hal ini terjadi karena burung ingin melepas benda yang menyebabkan kakinya terluka. 

Untuk menindaklanjuti perilaku ini, sobat bisa melakukan pengobatan pada kaki burung yang terluka agar burung tidak terus-menerus menggigiti kaki dan jarinya.

Faktor birahi

lovebird menggigit kuku dan jari

Faktor birahi yang terlalu tinggi (overbirahi) juga bisa menjadi penyebab kebiasaan menggigit kuku dan jarinya, mencabuti bulu, bahkan sampai dengan menggigit jari sobat. Untuk mengatasi lovebird overbirahi dapat dilihat di sini.

Itulah penyebab lovebird menggigit kuku dan jari serta cara mengatasinya yang bisa om master sampaikan. Semoga informasi yang sedikit ini dapat membantu sobat kicau dalam merawat lovebird kesayangannya. Sampai bertemu di artikel tentang lovebird selanjutnya!

Mengatasi Induk Lovebird Macet Produksi

Banyak sekali breeder pemula yang menyerah saat induk lovebird macet produksi. Ini memang jadi kendala umum di kalangan breeder lovebird, hanya orang-orang yang telaten dan sabar yang mampu menghadapinya. Modal materil untuk menjadi breeder lovebird memang tidak terlalu besar karena itu siapapun bisa melakukannya. Idealnya setiap burung pasti bereproduksi, namun pada kenyataannya ada faktor-faktor yang menyebabkannya macet produksi. 

Kali ini kita akan membahas mengenai penyebab dan cara mengatasi induk lovebird macet produksi selengkap mungkin agar sobat bisa mempersiapkan diri jika ingin menjadi breeder lovebird.

induk lovebird macet produksiPenyebab induk lovebird macet produksi

Pada dasarnya, syarat utama untuk membudidayakan burung kicauan (termasuk lovebird) adalah lingkungan yang aman dan nyaman, misalnya terhindar dari gangguan manusia maupun hewan pengganggu (tikus, kucing, ular, tokek). Dengan begitu, proses berkembang biaknya pun bisa berjalan lancar.

Saat induk burung sering melihat hewan pengganggu, ia akan mengalami stress karena merasa terancam. Jika dibiarkan hal ini dapat membuat induk mengabaikan sarangnya sehingga telur pun gagal menetas. Bahkan dalam skenario yang paling buruk, induk bisa membuang anaknya sendiri saat stress.

Selain dua hal tersebut, stress juga dapat menyebabkan macet produksi atau enggan bertelur lagi. Namun tidak hanya stress, macet produksi juga bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Diantaranya: 

  • Induk tidak memperoleh pakan dengan nutrisi yang memadai
  • Satu atau kedua induknya merasa stress karena sering ditangkap
  • Induk burung dipaksa untuk berproduksi terus-menerus tanpa istirahat
  • Bulu-bulu di sekitar kloaka pejantan terlalu lebat atau kuku cakarnya terlalu panjang sehingga proses perkawinannya gagal.
  • Usia induk sudah terlalu tua yang menyebabkan produktivitasnya menurun
  • Induk terserang penyakit tertentu

Solusi untuk mengatasi masalah induk lovebird macet produksi

induk lovebird macet produksi

Jika induk lovebird milik sobat menunjukan gejala-gejala tersebut, maka harus segera diatasi agar burung bisa segera berproduksi kembali. Untungnya, om master sudah menyiapkan solusi yang bisa sobat gunakan. 

Berikut ini beberapa solusi yang pernah om master lakukan dan terbukti berhasil:

Jemur lovebird secara rutin

Berdasarkan wawancara alakadarnya yang om master lakukan, kebanyakan mengatakan bahwa macet produksi disebabkan karena burung kurang dijemur atau terlalu lama diam di tempat lembab. Karena itu, solusinya adalah dengan menjemur lovebird secara rutin. Biasanya penjemuran dilakukan saat matahari sudah mulai tinggi, yaitu sekitar pukul 08.00 sampai pukul 10.00 atau 11.00 siang. 

Sesuaikan kebutuhan pakan

Untuk burung lovebird ternak, umumnya pakan yang diberikan adalah milet putih dilengkapi dengan sayuran hijau. Selain itu, jagung manis juga biasa digunakan sebagai ekstra fooding (EF) hariannya. 

Pastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi

Kekurangan nutrisi juga dapat menyebabkan induk lovebird macet produksi sehingga birahinya menurun dan mengurangi kesuburannya. Untuk mengatasi hal ini sobat harus menyediakan suplemen yang tepat. Om master merekomendasikan pemberian Pakan Master Premium. Alasannya karena produk ini mengandung kombinasi berbagai jenis vitamin dan nutrisi yang sangat membantu dalam proses ternak. 

  1. Jaga kondisi lingkungan di sekitar kandang agar burung terhindar dari gangguan hewan predator atau hewan pengganggu. 
  2. Usahakan jangan terlalu banyak menangkap indukan dengan tangan kosong atau jaring. Jika sobat harus memindahkan indukan, sebaiknya pancing menggunakan pakan.
  3. Jangan memaksa indukan untuk terus bereproduksi agar kualitas anakan terjaga dengan baik. Idealnya, setelah indukan berproduksi selama 2-3 periode maka harus dipisahkan selama 1-2 minggu. 
  4. Potong bulu di sekitar kloaka atau kuku cakar indukan yang terlihat panjang agar burung bisa kawin dengan lancar.

Satu hal yang harus sobat ingat saat memutuskan untuk menjadi breeder lovebird, ketelatenan dan kesabaran menjadi kunci keberhasilan proses ternak. Jadi nantinya sobat tidak mudah menyerah atau putus asa saat muncul masalah yang tidak diinginkan.

Demikian pembahasan mengenai penyebab dan cara mengatasi induk lovebird macet produksi dari om master. Semoga dapat bermanfaat dan membantu, sampai jumpa di artikel selanjutnya!

 

Melatih Kekuatan Nafas Lovebird Agar Ngekek Panjang

Melatih kekuatan nafas lovebird adalah salah satu cara agar burung bisa ngekek dengan durasi yang lebih panjang. Jika lovebird sudah bisa ngekek panjang peluang menjadi juara di arena lomba juga lebih besar, selain itu bisa juga dijadikan sebagai masteran untuk melatih burung lain. 

Sepanjang pengetahuan om master, ada beberapa cara untuk melatih kekuatan nafas lovebird. Kali ini om master akan menjelaskan cara-cara tersebut agar sobat bisa melatih lovebird kesayangannya di rumah. Beberapa cara mungkin termasuk ke dalam kategori ekstrim, namun keputusan akhir tetaplah berada di tangan sobat, om master hanya sekadar berbagi ilmu saja.

kekuatan nafas lovebirdCara melatih kekuatan nafas lovebird

Pada dasarnya latihan nafas pada burung hampir sama dengan manusia secara prinsip, yaitu: semakin banyak bergerak maka semakin panjang nafasnya. Karena burung lovebird dipelihara dalam sangkar, maka ia tidak memiliki banyak ruang untuk bergerak. Oleh karena itu, diperlukan bantuan tangan manusia untuk menyiasatinya. Berikut ini cara melatih kekuatan nafas lovebird yang bisa sobat lakukan di rumah:

Menyimpan burung di dalam ruangan yang cukup luas

 

kekuatan nafas lovebird

Karena prinsip dasarnya adalah membuat lovebird banyak bergerak, maka cara yang satu ini bisa dikatakan yang paling “alami”. Dengan menyimpan burung di dalam ruangan yang cukup luas artinya kita memberikan ruang terbang yang lebih luas pada burung. 

Hanya saja, untuk melakukannya sobat memerlukan ruangan kosong yang tidak terpakai. Alasannya karena ruangan harus kosong atau aman dari benda-benda yang berbahaya bagi burung. Selain itu, nantinya ruangan juga akan ditutup rapat untuk menghindari burung terbang keluar ruangan. 

Namun caranya cukup mudah untuk dilakukan, pertama sobat harus mengeluarkan benda-benda yang berbahaya bagi burung lalu menyiapkan tempat bertenggernya. Setelah itu, tutup jendela atau cermin dengan kain. Setelah itu, lepaskan burung di dalam ruangan dan biarkan ia terbang dengan bebas sepuasnya.

Menggunakan kandang umbaran untuk melatih lovebird

 

kekuatan nafas lovebird

Melatih kekuatan nafas lovebird dengan menggunakan kandang umbaran adalah cara yang paling umum dilakukan. Kandang umbaran membantu burung untuk terbang kesana kemari sehingga otot sayap, leher, dada, nafas, serta yang lainnya juga menjadi terlatih. 

Walaupun masih ada pro-kontra mengenai cara ini, namun yang terbukti berhasil juga tidak sedikit. Oleh karena itu, silakan putuskan sendiri oleh sobat ya. 

Melatih lovebird dengan berenang

 

kekuatan nafas lovebirdCara ini juga cukup banyak dilakukan oleh penghobi burung kenalan om master. Tujuan utama melatih lovebird dengan berenang adalah membuat bulu dan tubuhnya jadi basah kuyup serta melatih nafas dan otot tubuhnya. 

Untuk menggunakan cara ini, sobat harus menyediakan bak kecil (ember atau baskom) yang sesuai dengan ukuran tubuh lovebird. Setelah itu, isi bak dengan air sampai setinggi leher lovebird. Lalu semprot burung dengan air yang ada di dalam bak agar suhu tubuhnya tidak terlalu cepat berubah. Setelah itu masukan burung ke dalam bak tersebut selama 5-10 menit saja. Jika tubuh burung sudah terlihat basah kuyup sebelum 5 menit, langsung saja angkat burungnya. 

Lakukan cara ini pada pagi hari saat matahari sudah terbit agar burung bisa langsung dijemur setelah berenang. Selain itu, sebaiknya lakukan cara ini 2 kali dalam satu minggu karena berenang menguras cukup banyak energi burung. Jika dilakukan terlalu sering pada akhirnya burung akan mengalami kelelahan. 

Melatih kekuatan nafas lovebird dengan mandi semprot

Mandi semprot dianggap sebagai cara yang paling aman untuk melatih kekuatan nafas lovebird. Jika sobat belum tahu, berikut ini adalah cara mandi semprot yang benar:

  • Semprot lovebird sampai tubuhnya basah kuyup dengan hand-sprayer pada pagi hari. Setelah itu, jemur sampai dengan pukul 10.00.
  • Saat siang hari, semprot kembali burung sampai tubuhnya basah kuyup lalu jemur sampai dengan pukul 12.00 siang.
  • Setelah berjemur, pindahkan lovebird ke tempat yang teduh lalu biarkan ia beristirahat. Namun jika sobat ini melakukan pemasteran juga tidak masalah. 
  • Lakukan cara ini dengan rutin setiap hari sampai burung menunjukan perkembangan. 

Jika sobat belum punya pengalaman melatih kekuatan nafas lovebird, sebaiknya coba semua cara di atas secara bergiliran untuk mengetahui cara mana yang sesuai dengan burung kesayangan sobat di rumah. Pilih cara yang menurut sobat mudah dan aman bagi burung, jika tidak sesuai maka lakukan cara yang lainnya. Selesai sudah pembahasan mengenai cara melatih kekatan nafas lovebird kali ini. Sampai jumpa di artikel dari om master selanjutnya.

error: Copyright @pakanmaster.com 2020