Setiap makhluk yang bernyawa pasti akan mati suatu saat nanti, termasuk kucing kesayangan cat lovers. Kematian memang rahasia Tuhan Yang Maha Esa, namun normalnya kematian datang saat usia kucing sudah tua. Terlepas dari kematian yang disebabkan oleh penyakit, ada tanda-tanda yang terlihat pada tubuh maupun perilaku kucing saat waktu kematiannya sudah dekat.

Dalam artikel ini, kita akan membahas tanda-tanda kematian pada kucing. Perlu diingat bahwa tanda kematian kucing berbeda-beda. Berikut ini adalah beberapa tanda umum yang banyak ditemukan pada kucing.

cat-590684

sumber: https://pixabay.com/id/photos/kucing-sedang-tidur-taman-590684/

Tanda-tanda kematian pada kucing

1. Detak jantung melemah

Tanda kematian pada kucing yang pertama adalah jantung melemah. Normalnya, detak jantung kucing sekitar 140 sampai dengan 220 detakan per menit, namun ketika sakit atau kondisinya menurun detak jantungnya pun ikut melemah.

Jika kucing cat lovers sudah mulai terlihat lemah, bisa coba dicek detak jantungnya dengan cara meletakkan tangan di belakang kaki depan bagian kiri kucing. Setelah terasa detak jantungnya, cat lovers bisa menghitungnya setiap satu menitnya.

2. Nafas tidak beraturan

Dalam kondisi yang sehat, kucing bernafas sebanyak 20 sampai 30 kali per menit. Ketika jantung kucing melemah, paru-parunya pun ikut melemah sehingga hanya mampu memompa sedikit oksigen ke aliran darah.

Jika paru-paru sudah kesulitan memompa oksigen, biasanya nafas kucing jadi lebih cepat lalu kemudian berubah menjadi pelan dan sedikit kesulitan karena terdapat cairan dalam paru-parunya. Untuk memastikan nafas kucing cat lovers, bisa dilakukan dengan cara duduk di dekat kucing lalu perhatikan nafasnya.

3. Suhu tubuh menurun

Umumnya suhu tubuh kucing berada pada 37 sampai 39 derajat celcius. Saat menjelang kematiannya, suhu tubuh ini menurun jadi lebih rendah. Selain itu, ketika jantungnya melemah suhu tubuh pun ikut menurun sampai di bawah 37 derajat celcius.

Untuk mengecek suhu tubuh kucing, cat lovers bisa menggunakan termometer, kemudian simpan di telinganya. Namun jika tidak ada thermometer, cat lovers bisa mengecek suhu telapak kaki kucing. Jika terasa dingin, maka jantungnya sudah mulai melemah.

4. Nafsu makan dan minum hilang

Nafsu makan dan minum hilang adalah tanda yang paling banyak ditemukan pada kucing yang akan menemui waktu kematiannya. Jika cat lovers menemukan makanan dan minuman yang masih utuh di wadahnya, maka perlu diwaspadai.

Selain itu, kucing juga mulai menunjukan tanda fisik lain seperti berat badan berkurang, kulit mengendur dan mata berubah jadi cekung.

5. Tidak bisa mencerna makanan dengan baik

Ketika menjelang kematiannya, tubuh kucing sudah mulai melemah. Keadaan ini kemudian menyebabkan kucing kehilangan kemampuan untuk mencerna makanan dengan baik. Jika sudah seperti ini maka solusi yang bisa dilakukan adalah dengan memberi makanan yang lebih muda dicerna. Cat lovers bisa merendam makanan kering yang akan diberikan pada kucing kesayangannya atau menghaluskannya makanannya dengan blender terlebih dulu.

6. Bau badan tidak sedap

Saat organ tubuh kucing sudah mulai melemah fungsinya, maka zat beracun yang ada dalam tubuh akan terkumpul secara perlahan-lahan dan menimbulkan bau yang tidak sedap. Menjelang kematiannya, nafas dan badan kucing mulai mengeluarkan bau tidak sedap yang memburuk seiring waktu berjalan.

Untuk berjaga-jaga, cat lovers harus waspada jika kucing kesayangannya mulai mengeluarkan bau yang tidak sedap, karena kemungkinan besar ada kesehatannya terganggu.

7. Mencari perlindungan

cat-1593061

sumber: https://pixabay.com/id/photos/kucing-mata-cedera-satu-mata-desa-1593061/

Saat menjelang waktu kematiannya, kucing akan mengikuti nalurinya untuk berlindung dari ancaman predator karena tubuhnya yang sudah lemah. Maka wajar jika kucing di rumah mulai mencari tempat aman untuk berlindung sampai ia mati. Oleh karena itu, banyak orang yang menemukan kucingnya meninggal di bawah perabotan rumah atau tempat tersembunyi lainnya. Sebaiknya waspada jika kucing kesayangan cat lovers tiba-tiba bersembunyi di tempat tertentu.

8. Muncul gejala penyakit

Tanda kematian pada kucing yang selanjutnya adalah muncul gejala penyakit ringan hingga berat. Misalnya seperti diare, muntah, disorientasi, saraf yang bermasalah, dan lain sebagainya. Jika cat lovers mempunyai kucing yang sudah tua, sebaiknya rutin mengecek kesehatannya ke dokter hewan agar setiap penyakit yang muncul bisa diobati secara cepat dan tepat.

9. Merasakan nyeri yang sangat parah

Kadang-kadang, ada kucing yang merasakan nyeri pada tubuhnya saat waktu kematiannya sudah dekat. Biasanya kucing terlihat menangis atau meringis saat cat lovers menyentuh tubuhnya. Sebenarnya kucing sangat jago menyembunyikan rasa sakit yang ia derita, namun jika cat lovers mengamati dengan baik-baik kucing kesayangannya kemungkinan dapat terlihat perbedaannya.

10. Terlihat tidak bersemangat

Setelah organ tubuhnya melemah, kucing mulai merasa kesulitan untuk beraktivitas seperti biasanya, bahkan yang paling parah sampai tidak bisa berdiri. Jika hal ini terjadi maka cat lovers harus memindahkannya ke tempat yang aman, nyaman, dan kebutuhannya sudah tersedia lengkap seperti kandang yang terpisah atau tempat dokter hewan untuk dirawat.

11. Kesulitan buang air

Saat tubuh kucing melemah kemudian terserang penyakit, ia menjadi kesulitan bergerak bahkan untuk buang air sekalipun. Jadi biasanya, ia akan buang air sembarangan karena tidak bisa mengontrol kandung kemihnya dengan baik. Untuk mengatasinya, cat lovers bisa menyiapkan popok khusus kucing atau memindahkan litter box ke dalam kandangnya.

12. Kesulitan berdiri dan berjalan

Ketika kucing sudah mulai dekat dengan waktu kematiannya, ia juga akan kesulitan berdiri dan berjalan karena organ serta otot-otot tubuhnya mulai melemah. Singkat kata, mobilitasnya terganggu. Bahkan jarak ke tempat makan dan minum yang biasa ia lewati pun bisa terasa jauh buatnya. Oleh karena itu, sebaiknya cat lovers memindahkan tempat makan, minum, dan litter boxnya agar kucing bisa menjangkaunya dengan mudah.

13. Jadi lebih sensitif terhadap lingkungan

Kucing yang sedang sekarat ternyata jadi lebih sensitif dengan lingkungan sekitarnya seperti cahaya ataupun suara dan hal ini seringkali membuatnya tidak nyaman. Oleh karena itu, cat lovers harus menjaga lingkungan agar tetap tenang dan mengontrol arah masuk cahaya supaya tidak mengganggu kucing.

14. Tidak nyaman beristirahat

Dengan kesehatan tubuh yang berkurang, kucing pun jadi kesulitan beristirahat dengan nyaman saat menjelang waktu kematiannya. Untuk mengatasinya, cat lovers bisa menyiapkan kasur dan selimut di dalam kandang kucing. Selain itu, kasur dan selimut tambahan juga bisa mencegah nyeri akibat tekanan pada tubuh kucing.

15. Lebih banyak tidur

Walaupun tidak nyaman tidur, namun kucing yang sedang sekarat sudah tidak bisa melakukan apapun selain tidur. Maka ia hanya menghabiskan waktunya untuk tidur, tidur, dan tidur. Namun, jika kucing cat lovers mulai tidur lebih lama dari biasanya, lebih baik periksakan ke dokter hewan karena bisa jadi ini merupakan gejala klinis dari penyakit yang lainnya.

Demikian tanda-tanda kematian yang biasa terlihat pada kucing. Umur tidak ada yang tahu, namun dengan mengetahui tanda-tanda tersebut kita bisa merawat kucing sebaik mungkin sehingga ia tidak merasa tersiksa di penghujung akhir hidupnya. Selain itu, kita juga bisa menyiapkan diri untuk ditinggalkan oleh teman terbaik kita untuk selamanya.

Sampai jumpa di artikel pakanmaster.com selanjutnya!

Follow us:
15 Tanda Kucing Mendekati Ajalnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Copyright @pakanmaster.com 2020