Cat lovers pasti merasa senang saat kucing kesayangannya sedang hamil, ini tandanya anggota keluarga akan bertambah menjadi lebih banyak lagi. Bagi yang sudah berpengalaman, merawat kucing hamil tidaklah sulit. Namun, bagi pemula tentu ada banyak pertanyaan yang harus terjawab dengan segera.

Untuk cat lovers yang baru pertama kali merawat kucing hamil, kita akan bantu menjawab beberapa pertanyaan yang mengganjal dalam artikel kali ini. Semoga membantu ya!

 

Kucing Hamil
Kucing Hamil

sumber: https://www.royalcanin.com/id/cats/kitten/helping-your-pregnant-cat-give-birth-at-home

 

Ciri-ciri kucing hamil

Sebelum membahas lebih jauh mengenai perawatan kucing hamil, sebaiknya cat lovers mengetahui dulu bagaimana ciri-ciri kucing yang sedang mengandung. Tidak sulit dilakukan, kok, karena biasanya, terjadi perubahan pada fisik dan psikis kucing yang sedang hamil.

 

Perubahan fisik yang terjadi biasanya adalah:

  • Puting berwarna pink
  • Perut bertambah besar
  • Perubahan pada punggung (melengkung)
  • Nafsu makan bertambah
  • Kadang muntah
  • Berat badan bertambah
  • Lebih sering mengeong
  • Lebih manja dari biasanya
  • Lebih banyak tidur

 

Semua perubahan ini mulai bisa dilihat setelah kehamilan kucing berusia 3-4 minggu lalu berlanjut terus sampai usia kehamilan yang ke-8 atau 60 hari. Setelah cat lovers melihat tanda-tanda kehamilan pada kucing, sebaiknya buat jadwal pengecekan kehamilan ke dokter hewan untuk memastikannya.

 

Cara merawat kucing hamil

KUcing Hamil 2

sumber: https://lykasalcatlovers.wordpress.com/2011/05/28/proses-pengembangbiakkan-kucing-catatan-pengalaman/

Cat lovers tidak bisa sembarangan memberikan makanan pada kucing hamil karena beresiko membahayakan kandungannya. Biasanya, kucing yang sedang hamil membutuhkan makanan yang dapat membantu pertumbuhan seperti makanan basah atau makanan untuk anak kucing. Jika kucing kesayangan cat lovers terbiasa mengkonsumsi makanan kering, sebaiknya mulai ganti perlahan-lahan ke makanan basah saat kehamilannya sudah dikonfirmasi ya.

Selain itu, perhatikan juga nutrisi pada makanannya. Sebisa mungkin berikan makanan yang mengandung vitamin, kalori serta protein yang tinggi sampai kucing melahirkan. Hal ini bertujuan untuk memberikan tambahan energi pada kucing dan mengganti nutrisi yang terbagi dengan anak-anaknya.

Untuk pemberian makannya, sebaiknya sediakan makanan dalam jumlah yang sedikit namun dengan frekuensi tinggi. Karena kucing hamil biasanya jadi lebih sering makan.

 

Perhatikan lingkungan di sekitar kucing hamil

Untuk mencegah kucing tertular penyakit selama masa kehamilan, disarankan agar menjaga kucing tetap berada di dalam rumah. Selain itu, hal ini juga akan memudahkan cat lovers mengontrol kandungan kucing. Namun, jangan lupa, pastikan lingkungan rumah nyaman untuk kucing ya!

Setelah itu, sebaiknya jauhkan kucing hamil dari kucing yang lain agar ia tidak gelisah, stress dan mudah marah karena naluri melindungi anak-anaknya sudah mulai muncul. Cat lovers bisa menyediakan tempat khusus untuk kucing hamil dengan cara memindahkan kandangnya ke tempat lain, seperti di kamar atau di gudang.

Setelah memisahkan kandangnya, jangan lupa untuk menjaga kebersihan kandang karena kucing hamil biasanya jadi lebih malas. Sediakan juga litter box, tempat makan dan minum, juga tempat tidur.

Agar kebersihan kucing lebih terjamin lagi, cat lovers juga bisa memandikan kucing yang sedang hamil jika bulu-bulunya mulai terlihat kusam, kotor; atau berkutu. Dengan begitu parasit dan bakteri yang menempel di tubuh kucing bisa hilang.

 

Jangan memberikan obat-obatan pada kucing hamil sembarangan

Jika setelah menjaga kebersihan kucing dan lingkungannya, kucing masih terserang penyakit, cat lovers tentu harus memberikan obat-obatan untuk menyembuhkannya. Sebaiknya, sebelum memberikan obat-obatan, periksakan dulu kucingnya ke dokter hewan sehingga nantinya mendapatkan obat yang tepat dan aman bagi kandungan kucing.

 

Mempersiapkan kelahiran anak kucing

Saat kucing akan melahirkan, biasanya ia menyiapkan sarangnya sendiri di tempat yang paling baik menurutnya. Namun, jika cat lovers ingin, bisa juga menyiapkan kardus yang sudah diberi kain di dalamnya. Ada juga yang menyarankan untuk menyiapkan kotak yang berisi pasir zeolit di dalam kandang untuk tempat melahirkannya. Pasir zeolit aman untuk digunakan karena tidak menggumpal sehingga tidak akan menempel pada tubuh anak kucing nantinya.

Jika kucing tetap memilih bersarang di luar tempat yang telah disediakan sebaiknya pastikan area di sekitar tempat tersebut nyaman dan aman untuk anak-anak kucing setelah lahir nanti.

 

Ketahui waktu kelahiran kucing

Secara alami, kucing sudah bisa melahirkan anaknya sendiri tanpa bantuan tangan manusia. Artinya, cat lovers tidak perlu ikut campur dalam proses persalinan kucing kesayangan di rumah. Namun, untuk berjaga-jaga jika mendadak muncul masalah dalam selama proses melahirkannya, cat lovers sebaiknya mengetahui bagaimana proses yang normalnya.

Pertama, kucing akan datang ke sarang yang sudah ia pilih lalu memperlihatkan tanda-tanda seperti terengah-engah atau menggaruk organ vitalnya. Proses ini biasanya berlangsung selama 36 jam untuk kucing yang baru pertama kali melahirkan, dan bisa lebih cepat untuk yang sudah melahirkan sebelumnya.

Kedua, setelah melewati masa pra-persalinan, kontraksi akan terjadi dan lebih kuat saat anak kucing lahir. Lamanya proses kelahiran untuk setiap anak kucing sekitar 5 sampai 30 menit. Terakhir, setelah semua anak kucing lahir, induknya akan mulai memakan plasenta selama 4 sampai 6 jam berikutnya.

 

Apa yang harus dilakukan setelah anak kucing lahir

Kucing Hamil 3

sumber: https://bobo.grid.id/read/081653064/berapa-lama-kucing-hamil-dan-bagaimana-ciri-ciri-sebelum-melahirkan?page=all

Setelah anak kucing lahir, sebaiknya siapkan tempat yang nyaman dan bisa menjaga kehangatan tubuhnya. Selain itu jangan coba memegang anak kucing yang baru lahir dengan tangan kosong karena bisa menyebabkan induk kucing marah dan enggan mengurus anaknya. Induk dan anak kucing butuh waktu untuk menumbuhkan ikatan batin diantara keduanya. Selama satu bulan pertama, sebaiknya gunakan sarung tangan atau handuk hangat untuk memegang anak kucing.

Cat lovers bisa membantu induk kucing untuk menyusui anaknya secara perlahan-lahan ataupun mengenalkan litter box pada anaknya setelah ia berusia beberapa minggu. Sisanya biarkan induk kucing melakukan tugasnya sendiri.

Selamat, sekarang cat lovers sudah mempunyai pengetahuan dasar tentang kucing yang sedang hamil sampai dengan melahirkan anak-anaknya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya hanya di pakanmaster,com!

Follow us:
Cara Merawat Kucing Yang Sedang Hamil
Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Copyright @pakanmaster.com 2020