Fungsi dan manfaat testosteron pada burung kicau sudah tidak diragukan lagi. Testosteron bisa mengembalikan kegacoran burung serta membuat burung mampu menyuarakan lagu dengan maksimal. Kira-kira bagaimana hal ini bisa terjadi? Dalam artikel kali ini, om master akan coba membantu sobat kicau memahami hubungan antara testosteron dengan kicauan burung secara singkat.

fungsi dan manfaat testosteron

Pembagian status sosial burung di habitat aslinya

Di habitat aslinya, burung hidup dalam sebuah kelompok dengan jumlah anggota sekitar 2-10 ekor. Masing-masing kelompok mempunyai pemimpin yang disebut jantan-dominan, burung jantan yang bukan pemimpin atau jantan-subordinat, serta burung betina. Biasanya hanya ada satu ekor burung jantan-dominan, beberapa ekor jantan-subordinat, dan beberapa ekor burung betina dalam satu kelompok.

Burung jantan-dominan adalah burung yang mempunyai kicauan paling merdu serta panjang atau disebut “nyanyian tunggal”. Sedangkan jantan-subordinat dan betina mempunyai kicauan standar dengan irama yang pendek-pendek, serta seringkali bernyanyi bersama-sama atau secara bersahutan. Di habitat aslinya, burung jantan-subordinat tidak mungkin menjadi jantan-dominan kecuali pemimpinnya mati atau ditangkap manusia.

Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan untuk burung tangkapan yang gacor kemungkinan besar ia adalah jantan-dominan. Fakta lain yang bisa diketahui adalah, burung berkicau yang dipelihara oleh manusia sudah tidak mempunyai status sosial sehingga baik jantan-dominan atau jantan-subordinat bisa dibuat gacor. Pertanyaannya adalah bagaimana cara nya? Salah satunya yaitu dengan memberikan testosteron.

Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa burung betina yang diberikan testosteron dalam waktu satu minggu bisa berkicau seperti burung jantan-dominan; selain itu burung jantan-subordinat (burung yang tidak pernah gacor) mempunyai performa yang sama dengan jantan-dominan setelah diberikan testosteron.

Fungsi dan manfaat testosteron

Hormon testosteron merupakan salah satu bagian dari hormon steroid yang mempunyai beberapa fungsi, yaitu:

  1. Dorongan seksual: testosteron pada burung jantan merupakan salah satu bagian penting yang bertanggung jawab atas dorongan seksual atau bereproduksi.
  2. Perkembangan fisik: testosteron juga bertanggung jawab dalam perkembangan fisik burung, ikut membantu pertumbuhan otot dan tulang, perkembangan penis dan testis, lalu produksi sperma.
  3. Suara: testosteron juga ikut bertanggung jawab dalam suara burung jantan selama masa pubertas atau transisi. Selama masa ini, kadang-kadang suara burung jantan menjadi “crack” atau melompat-lompat antara nada yang tinggi dengan nada yang rendah.
  4. Energi: testosteron juga ikut bertanggung jawab untuk menjaga tingkat energi burung bersamaan dengan zat yang lain. Karena itu, ada kalanya saat kadar testosteron rendah energi dalam tubuh burung juga ikut menurun.
  5. Suasana Hati: testosteron juga menjaga suasana hati burung jantan agar selalu baik. Perlu sobat ketahui jika kadar testosteron dalam tubuh burung jantan rendah atau terlalu banyak dapat membuat suasana hatinya berubah yang berefek pada ketidakstabilan emosi.

Kesimpulannya, testosteron berfungsi untuk meningkatkan performa kicauan burung yang mempunyai karakter sebagai “jantan-subordinat” atau bukan pemimpin, serta burung betina agar sama dengan burung pemimpin atau “jantan-dominan”. Selain itu, testosteron juga membantu menjaga performa burung “jantan-dominan”.

testosteron

Mudahnya, jika sobat kicau membeli burung yang tidak gacor sejak dari hari penangkapan ataupun jenis kelaminnya betina, pemberian testosteron akan membantu burung tersebut jadi mudah gacor. Namun perlu diingat, pemberian testosteron juga tidak boleh dilakukan terus-menerus karena dapat menyebabkan penurunan produksi testosteron alami di dalam tubuh burung. Jika sudah begitu, biasanya testis burung, yang menjadi alat penghasil testosteron alami, jadi mengecil.

Jadi sebaiknya cukup berikan testosteron dalam jangka pendek saja. Misalnya, saat ingin mengatasi burung yang drop kondisinya, tidak pernah gacor, ataupun penampilannya di bawah rata-rata. Untuk perawatan jangka panjang lebih disarankan untuk memberikan makanan yang bisa mendorong pembentukan testosteron secara tepat. Misalnya makanan yang mengandung Zinc, vitamin A, E, B, B5, B6, B12, esensial, atau sayuran yang banyak mengandung senyawa androsterone. Jangan lupa berkonsultasi pada orang lain yang lebih berpengalaman untuk pemberian makanan ini ya.

Itulah sedikit pemahaman tentang fungsi dan manfaat testosteron untuk membantu burung menjadi gacor. Semoga setelah membaca artikel ini, sobat kicau bisa mendapatkan tambahan informasi dan tidak sembarangan melakukan percobaan pemberian testosteron pada burung kesayangannya. Tetap kunjungi pakanmaster.com untuk artikel menarik seputar burung berikutnya!

Follow us:
Fungsi dan Manfaat Testosteron Pada Burung Kicau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Copyright @pakanmaster.com 2020