Sejak 5 tahun yang lalu, banyak sekali keluhan tentang durasi ngekek lovebird jadi pendek yang om master terima dari teman-teman penghobi burung lovebird. Beberapa mengatakan durasinya berubah drastis, dari 40 detik menjadi 10 detik. Frekuensinya pun ikut berkurang jadi hanya 3-4 kali saja. 

Kira-kira apa penyebab perubahan durasi ngekek lovebird jadi pendek ini? Bagaimana cara mengatasinya? Mari kita bahas bersama-sama. 

durasi ngekek lovebird jadi pendekPenyebab durasi ngekek lovebird jadi pendek dan cara mengatasinya

Lovebird adalah salah satu burung kicauan yang berbeda dari yang lainnya. Ia memiliki tingkat kecerdasan seperti burung paruh bengkok, serta mampu menjalin hubungan dengan pemiliknya (ikatan batin yang kuat). Karena itu sudah menjadi tugas utama kita selaku pemilik burung untuk menjaga kondisi mental burung dan ikatan batin tersebut agar performanya tidak menurun.

Salah satu akibat dari kondisi mental burung yang terganggu (stress) adalah perubahan durasi ngekek lovebird jadi pendek. Namun bukan itu saja, perubahan durasi ngekek juga bisa disebabkan karena: 

Stress

Stress pada lovebird juga bisa terjadi karena perubahan pola perawatan, perubahan suasana di dalam maupun sekitar kandang menjadi tidak nyaman bagi lovebird, burung sering melihat binatang yang mengancam keselamatannya, sangkarnya terjatuh, dan sebagainya.

Stress sangat berpengaruh dalam perubahan durasi ngekek lovebird jadi pendek, karena itu sebaiknya sobat menjaga kondisi burung kesayangannya. 

Perubahan Perawatan

Perubahan pada perawatan juga bisa menyebabkan durasi ngekek lovebird berubah. Biasanya ini terjadi setelah transaksi jual-beli burung dilakukan. Penyebabnya karena pemilik yang baru lupa menanyakan perawatan yang dilakukan oleh pemilik yang lama. Akibatnya, burung yang tadinya rajin ngekek tiba-tiba berubah jadi jarang berbunyi.

Perubahan yang tiba-tiba pada aktivitas mandi, penjemuran, pemberian pakan, hingga setelan lomba menyebabkan lovebird kaget dan stress. Jadi jangan lupa menanyakan pola perawatan dan setelan jika sobat membeli burung, ya. 

Walaupun terpaksa merubah pola perawatan, sebaiknya lakukan dengan bertahap. Berikut ini proses perubahan merek pakan A menjadi Pakan Master Daily yang pernah om master lakukan: 

Di minggu pertama, campur 4 bagian pakan merek A dengan 1 bagian Pakan Master Daily. Kemudian di minggu kedua, campur 3 bagian pakan merek A dengan 2 bagian Pakan Master Daily. Di minggu ketiga, campur 2 bagian pakan merek A dengan 3 bagian Pakan Master Daily. Selanjutnya di minggu keempat, campur 1 bagian pakan merek A dengan 4 bagian Pakan Master Daily. Dengan cara seperti itu, di minggu kelima om master sudah bisa memberikan Pakan Master Daily pada burung kesayangan om master di rumah. 

Penting untuk diingat bahwa salah satu kunci keberhasilan dalam merawat lovebird adalah konsistensi. Artinya, sobat harus menyediakan waktu untuk melakukan perawatan harian secara teratur dan kontinyu. 

Perubahan Suasana

Kenyamanan sangkar bagi lovebird adalah segala-galanya karena baginya, sangkar adalah rumah tempat semua kebutuhan terpenuhi. Karena itu perubahan suasana dalam sangkar dapat menyebabkan performa burung menurun.

Beberapa contoh perubahan suasana di dalam sangkar adalah penggantian aksesoris seperti tangkringan, tempat makan atau cepuk, mainan, dan lain-lain. Jadi saat mengganti penggantian aksesoris sebaiknya pantau terus aktivitas lovebird untuk memastikan ia tetap nyaman dengan perubahan suasana yang terjadi dalam sangkarnya. 

Jika terjadi perubahan durasi ngekek setelah penggantian aksesoris, maka kemungkinan hal tersebut yang menjadi penyebabnya. Selain itu, perubahan suasana di sekitar sangkar juga ternyata bisa menjadi penyebab performa lovebird menurun. 

Misalnya, ruangan tempat menyimpan lovebird yang biasanya lengang dan sepi tiba-tiba berubah jadi ramai oleh manusia atau suara lainnya. Saat ini terjadi, burung merasa tidak nyaman dan mengurangi frekuensi kicauannya. 

Mudah Birahi

Jika sobat memelihara lovebird balibu atau paud saat ini, sebaiknya waspadai peningkatan birahi yang terjadi seiring bertambahnya usia burung dan perkembangan organ reproduksinya. Jika hasrat burung tidak tersalurkan, maka ia pun menjadi over birahi lalu menyebabkan durasi ngekeknya jadi berubah, galak, ngeruji, dan sebagainya. Solusi yang pas untuk mengatasi hal ini adalah dengan menyediakan pasangan saat burung sudah memasuki usia kawin agar birahinya bisa tersalurkan.

Kegemukan (Obesitas)

Burung yang mengalami kegemukan (obesitas) biasanya menjadi lebih malas dari biasanya. Ia bisa tiba-tiba menjadi malas bergerak dan malas berbunyi. Karena itu, lebih baik jangan memaksakan burung  terlalu banyak makan dan membiarkannya banyak bergerak di kandang umbaran.

Kurang Vitamin / Mineral 

Vitamin dan mineral sangat penting bagi burung agar kebutuhan nutrisi nya selalu terpenuhi. Sayangnya, tidak semua vitamin dan mineral yang dibutuhkan tersedia dalam pakan yang diberikan. Salah satu akibat dari kekurangan vitamin dan mineral adalah sistem kekebalan tubuh jadi lebih lemah, malas bunyi, dan mudah terserang penyakit.

Jika sobat ingin memenuhi kebutuhan nutrisi burung sekaligus dengan pakannya, om master menyarankan Pakan Master Daily dan Premium. Alasannya karena dua produk ini terbukti mampu memenuhi kebutuhan nutrisi burung sehingga sistem kekebalan tubuhnya tetap terjaga dengan baik. 

Pasca Mabung 

Mabung, seperti yang kita ketahui merupakan masa-masa di mana burung akan menyimpan energi miliknya. Karena itu, selama masa mabung berlangsung burung pun jadi jarang berbunyi.

Mabung adalah masa di mana burung akan menyimpan energinya untuk menjalani kondisi tersebut. Biasanya, selama masa mabung, burung menjadi jarang berkicau. Sebaiknya istirahatkan lovebird selama masa mabung agar prosesnya cepat selesai sehingga burung tidak menyimpan energinya terlalu lama. 

Perlu diingat juga, sebaiknya sobat jangan sembarangan merawat lovebird mabung karena hanya akan membuat prosesnya menjadi lebih lama dan menurunkan performa burung saat proses mabung selesai. 

Gangguan Penyakit

Selain faktor yang telah om master bahas sebelumnya, perubahan durasi ngekek lovebird jadi pendek juga bisa disebabkan oleh gangguan penyakit, baik yang mudah terdeteksi maupun yang tidak. Jika burung terkena penyakit namun kita tidak mampu mendeteksinya atau telat, resiko yang menunggu adalah penurunan performa burung secara permanen. Kalaupun bisa disembuhkan, biasanya membutuhkan waktu yang sangat lama.

Cara paling mudah untuk mengecek kondisi kesehatan lovebird adalah dengan mengamati kotoran dan sorot matanya. Biasanya, burung yang sedang sakit mempunyai sorot mata sayu dan berair. Selain itu, kotorannya pun berubah menjadi encer. Sebaiknya segera lakukan pengobatan jika sobat menemukan dua tanda-tanda tersebut pada burung kesayangannya agar tidak terlambat dan performa burung turun drastis. 

Itulah pembahasan mengenai perubahan durasi ngekek lovebird jadi pendek yang seringkali membuat pemiliknya khawatir. Semoga penjelasan dari om master dapat membantu mengembalikan  performa burung sobat atau mencegah performanya turun. 

Follow us:
Penyebab Durasi Ngekek Lovebird Jadi Pendek

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Copyright @pakanmaster.com 2020