Untuk menekan biaya operasional breeding lovebird dapat dilakukan dengan menyesuaikan pakan. Alasannya tentu saja karena pakan adalah komponen dengan biaya operasional terbesar daripada yang lainnya. Sekitar 70% biaya operasional digunakan untuk pakan. 

Bagi penangkar pemula, menekan biaya operasional breeding lovebird berarti memperkecil pengeluaran dan menambah umur penangkaran. Kali ini om master akan memberikan tips untuk melakukannya agar dapat sedikit membantu para penangkar pemula.

menekan biaya operasional breeding lovebird

Tips menekan biaya operasional breeding lovebird

Sebelum membahas lebih jauh, om master ingin mengingatkan terlebih dahulu bahwa menyesuaikan pakan bukan berarti mengurangi jumlah pakan atau perawatan burung, namun lebih ke memaksimalkan bahan-bahan yang harganya relatif lebih murah. 

Berikut ini beberapa kegiatan yang dapat menekan biaya operasional breeding lovebird: 

Mengganti tulang sotong dengan batu bata

Tulang sotong, biasanya digunakan sebagai asinan dan diberikan kepada pasangan indukan lovebird. Untuk mengurangi biaya operasional, sobat bisa cobe menggantinya dengan batu bata. Faktanya, ternyata batu bata memiliki beberapa manfaat, yaitu: 

  • Menghindari paruh nggajah
  • Melancarkan pencernaan lovebird
  • Mempertajam warna kuning telur (yolk) yang dihasilkan induk lovebird dan cenderung ngisi.

Namun, tidak sembarangan batu bata bisa digunakan. Syarat utamanya adalah batu bata tersebut harus baru dan belum pernah digunakan sama sekali. Setelah itu, rendam batu bata ke dalam air garam selama satu hari penuh, lalu jemur di bawah terik matahari sampai kering.

menekan biaya operasional breeding lovebird

Kemudian setelah selesai dijemur, batu bata tersebut disimpan di dalam kandang ternak sebagai pengganti tulang sotong. Biasanya lovebird akan menggigiti batu bata tersebut. 

Harga standar batu bata saat ini mungkin sekitar lima sampai sepuluh ribu untuk sepuluh buah batu bata. Jadi bisa dipastikan lebih irit daripada menggunakan tulang sotong.

Membuat glodok sendiri menggunakan kayu mangga

Harga glodok memang relatif murah, tapi itu jika jumlahnya sedikit. Sementara jika jumlah pasangan induknya banyak, harganya juga menjadi mahal. Karena itu, sobat bisa coba membuat glodok sendiri menggunakan kayu mangga. 

Kayu mangga merupakan bahan yang lebih bagus daripada sengon atau bahan pembuatan glodok yang lainnya. Selain itu, kayu mangga juga lunak dan memiliki pori-pori yang besar sehingga burung tidak akan kepanasan karena sirkulasi udara mengalir lancar di dalam kandang. 

Untuk ukurannya, sobat bisa membuat glodok dengan panjang sekitar 20 cm, lebar 15 cm, dan tinggi sekitar 25 cm.

Menggunakan jerami untuk bahan sarang

Sama seperti glodok, harga bahan untuk sarang memang relatif murah namun jika jumlah indukan lovebird banyak maka biaya pun jadi membengkak. Untuk menyiasatinya, sobat bisa menggunakan jerami. 

Caranya dengan memotong jerami dengan panjang sekitar 4 cm lalu jemur sampai kering. Setelah itu, potongan jerami yang kering dimasukan ke dalam glodok secukupnya. 

Efisiensi pakan

Untuk menekan biaya operasional pakan, sobat bisa coba mencampurkan beberapa pakan sekaligus. Misalnya milet putih, canary seed, kangkung, dan jagung muda. Rasio perbandingan yang digunakan adalah 2:1. Artinya dua kilo milet putih untuk satu kilo canary seed. Berdasarkan pengalaman om master, campuran ini bisa bertahan sampai dengan tiga hari. 

Untuk pakan tambahan (EF) bisa mencampurkan 1 ikat kangkung dengan 3 jagung muda sehingga harganya juga bisa lebih murah.

Tiga kegiatan di atas sudah terbukti dapat menekan biaya operasional breeding lovebird dan jika dilakukan dengan konsisten dapat memberikan keuntungan yang lumayan besar. Sekian artikel kali ini semoga bermanfaat bagi penangkar pemula. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, ya!

Follow us:
Cara Menekan Biaya Operasional Breeding Lovebird

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Copyright @pakanmaster.com 2020