Cara Tepat Merawat Lovebird di Berbagai Musim

Sebagai penghobi burung lovebird, kita tentu harus bisa merawat lovebird di berbagai musim, baik musim kemarau maupun musim hujan. Terlebih di tengah kondisi cuaca tidak menentu seperti beberapa tahun belakangan, kemampuan ini akan sangat membantu kita untuk menjaga performa lovebird kesayangan di rumah tetap stabil.

Saat musim kemarau, suhu yang panas serta kering dapat memicu kemunculan macam-macam penyakit. Khususnya yang disebabkan oleh debu atau virus. Selain itu, saat musim kemarau lovebird juga rentan mengalami stress dan sakit karena kenaikan suhu tubuh yang cepat. 

Sementara saat musim hujan, burung biasanya merasa kurang nyaman karena habitat asli burung lovebird di kawasan Afrika sana memiliki iklim tropis yang hangat (bahkan lebih hangat daripada Indonesia). Karena itu, ketika cuaca menjadi dingin saat musim hujan kita perlu memberikan perhatian lebih kepada lovebird kesayangan di rumah. 

Kali ini om master akan membahas mengenai cara merawat lovebird di berbagai musim agar performa dan penampilan lovebird sobat kicau bisa tetap stabil. 

Cara merawat lovebird di berbagai musim untuk pemula

Berikut ini om master bagikan beberapa tips dan cara merawat lovebird di berbagai musim yang bisa sobat lakukan. Khususnya jika sobat merupakan pemula dalam dunia burung kicauan seperti lovebird. 

Perawatan lovebird di musim kemarau

merawat lovebird di berbagai musim

Pertama-tama, sebisa mungkin sobat mengeluarkan lovebird pada pagi hari untuk diembunkan. Dengan pengembunan ini diharapkan burung bisa mendapatkan udara yang sejuk dan segar dan bisa memberikan kelembaban pada burung. 

Setelah itu, mandikan lovebird hingga basah kuyup dengan semprotan atau menggunakan bak mandi kecil di dalam sangkarnya. Setelah selesai mandi, angin-anginkan lovebird sampai bulu tubuhnya kering. Jika sobat mau, bisa juga melakukan mandi sore untuk menjaga kesegaran tubuh lovebird kesayangannya. 

Langkah selanjutnya adalah dengan menggantang sangkarnya di tempat yang teduh dan lembab. Jika tidak ada, sobat bisa membuat kelembaban sendiri dengan cara menyemprot sangkar menggunakan hand sprayer atau meletakan alat pelembab udara di tempat (ruangan) sangkarnya. Khusus untuk lovebird yang dipelihara dalam kandang ternak, cara menjaga kelembabannya bisa dilakukan dengan cara meletakan baskom yang berisi spons basah di dasar sangkar. 

Jangan lupa untuk memberikan pakan yang berkualitas baik untuk menjaga daya tahan tubuhnya. Saran om master sobat sebaiknya memberikan Pakan Master Daily yang terbuat dari biji-bijian berkualitas. Selain itu, Pakan Master Daily juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh lovebird  kesayangan sobat di rumah. 

Perawatan lovebird di musim hujan

merawat lovebird di berbagai musim

Saat musim hujan, meskipun cuaca menjadi dingin namun tidak sedingin di benua Eropa sana. Keuntungan dari hal ini adalah kita tidak membutuhkan mesin penghangat untuk merawat lovebird kesayangan di rumah. Daripada mesin penghangat, sebaiknya usahakan untuk membuat lovebird terhindar dari terpaan angin secara langsung. Entah itu angin yang masuk melalui lubang ventilasi udara, pintu, atau kipas angin. Alasannya karena terpaan angin secara langsung dapat membuat burung menjadi lebih mudah stress. 

Dengan kata lain, yang menjadi kunci dalam perawatn lovebird di musim penghujan adalah lokasi penggantangan sangkar lovebird. Namun tentu saja, selain lokasi yang harus dipikirkan dengan matang, ada beberapa cara yang bisa sobat kicau lakukan. Simak penjelasannya di bawah ini:

Memasang lampu full spectrum

Khusu selama musim hujan, sobat bisa mengganti lampu biasa dengan lampu full spektrum yang memiliki suhu sekitar 5500 kelvin serta cahaya yang mirip dengan sinar matahari. Dengan begitu, lampu ini terbilang baik bagi kesehatan burung, terlebih saat musim penghujan. 

Alasan lainnya adalah karena selama musim hujan, durasi terpaan sinar matahari di Indonesia berkurang. Singkatnya, untuk menjemur burung pun terbilang susah. Saat cuaca sudah sampai di tahap tersebut, lampu full spectrum sangat membantu untuk menggantikan sinar matahari.

Menutup sangkar dengan kerodong

Saat musim hujan, usahakan agar burung jadi lebih sering dikerodong. Terutama saat cuaca mendung atau air hujan turun disertai angin yang kencang. Fungsi dari kerodong ini adalah untuk mencegah embusan angin mengenai burung secara langsung. Selain itu, bisa juga untuk menjaga agar suhu di dalam sangkarnya tetap hangat.

Menambah porsi dan menu pakan

Saat udara dingin, biasanya energy dari makanan langsung diolah oleh tubuh lalu dimanfaatkan untuk melawan hawa dingin. Karena itu, jika cuaca dingin terjadi dalam waktu yang lama, kita harus menambah porsi pakan dan membuatnya lebih bervariasi lagi. 

Biasanya, saat musim hujan pakan lovebird ditambah dengan memberikan racikan pakan berbahan dasar telur rebus (eggfood) karena memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga bisa menghangatkan tubuh lovebird. Jangan lupa juga untuk memastikan pakan tambahan (EF) tetap tersedia selama musim hujan untuk energi dan protein tambahan. 

Perbanyak multivitamin selama musim hujan

Burung yang mendapatkan banyak asupan multivitamin selama musim hujan biasanya memiliki pertahanan tubuh yang lebih optimal. Dengan begitu, tubuhnya menjadi lebih kuat dari serangan penyakit yang disebabkan oleh udara dingin di musim hujan. 

Itulah beberapa cara untuk merawat lovebird di berbagai musim yang bisa sobat lakukan. Semua cara yang om master bagikan adalah yang sudah om master lakukan sendiri atau teman-teman om master lakukan. Jadi sudah terbukti keampuhannya. Selanjutnya sobat hanya tinggal menyiapkan semua hal yang berhubungan dengan metode yang ada di artikel ini. Sampai jumpa di lain kesempatan, ya. 

Cara Mengunci Durasi Lovebird Betina

Mengunci durasi lovebird betina biasanya dilakukan agar birahi burung tidak naik-turun saat di gantangan. Alasannya sederhana saja, birahi yang naik-turun bisa membuat penampilan burung menurun. Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa metode yang bisa dilakukan. Pada kesempatan kali ini om master akan membahas metode tersebut agar sobat kicau bisa membuat penampilan lovebird kesayangannya tetap stabil. 

Namun, perlu diperhatikan oleh sobat kicau bahwa metode yang akan om master bahas hanya cocok diterapkan pada lovebird betina yang sudah gacor atau sudah keluar suara double-annya. Sebaiknya jangan mencoba menerapkannya pada betina yang belum gacor karena membuat burung rentan macet bunyi. 

mengunci durasi lovebird betina

Cara Mengunci durasi lovebird betina

Secara keseluruhan ada empat metode atau cara mengunci durasi lovebird betina yang bisa sobat terapkan di rumah. Berikut ini adalah daftar beserta penjelasannya:

Lovebird ibu tiri

Lovebird ibu tiri adalah istilah yang digunakan oleh kicau mania untuk merujuk cara mengunci durasi lovebird betina. Caranya adalah dengan menguntul lovebird betina bersama burung lolohan. Sudah banyak yang menerapkan metode ini dan banyak juga yang berhasil mengunci durasi lovebird betina kesayangannya. 

Syarat utama dari metode lovebird ibu tiri adalah lovebird betina sudah berumur lebih dari 9 bulan atau yang sudah kawin, atau berproduksi. Jangan mencoba memasangkan lovebird betina muda dan belum berpengalaman dalam berproduksi karena kemungkinan besar akan membantai lolohannya.

Untulan dengan lovebird balibu atau paud

Tujuan dari metode untulan dengan lovebird balibu atau paud adalah untuk mencari titik nyaman dari burung. Dengan menerapkan metode ini diharapkan kondisi emosi dan birahi burung betina menjadi lebih stabil dan terkontrol dengan baik. 

Umumnya metode ini diterapkan pada lovebird betina yang berusia di atas 7 bulan. Sementara lovebird balibu yang menjadi pasangannya akan diganti setelah dewasa agar tidak terjadi perkelahian di antara burung. 

Dipasangkan dengan burung betina lainnya

Metode pemasangan lovebird betina dengan burung betina lainnya sampai sekarang masih banyak dilakukan oleh penghobi burung lovebird karena dinilai masih efektif untuk mengunci durasi lovebird betina di lapangan.

Biasanya metode ini dilakukan dengan menggunakan kandang berbentuk kotak serta dilengkapi glodok, namun tanpa sarang. Ada juga yang tidak menggunakan glodok sama sekali. Pemilihan cara melakukan metode ini sangat tergantung dengan settingan yang dipilih. 

Tujuan lain dari metode ini adalah agar burung betina tidak kawin dan bisa fokus pada penampilan serta suaranya. 

Memberikan pasangan burung jantan

Dengan memberikan pasangan burung jantan pada lovebird betina, diharapkan penampilan si betina menjadi lebih baik dan gacor di lapangan. Biasanya, metode ini dilakukan setelah ketiga metode sebelumnya dianggap tidak memberikan hasil yang memuaskan. 

Metode ini diterapkan dengan menggunakan kandang kotak yang tidak dilengkapi dengan glodok atau tempat sarang bagi burung.

Menerapkan sistem koloni

Metode untuk mengunci durasi lovebird betina yang terakhir adalah dengan menerapkan sistem koloni. Artinya, lovebird betina yang ingin ditingkatkan penampilannya dicampurkan bersama lovebird paud serta lovebird betina lainnya dalam satu kandang. 

Saat satu hari menjelang perlombaan, biasanya koloni yang sudah dekat dengan burung betina gacoan akan dijadikan untulan di lapangan. 

Sekali lagi, keempat metode di atas terbukti dapat meningkatkan penampilan lovebird betina di lapangan. Jika sobat bingung harus memilih metode yang mana, saran om master sebaiknya coba satu persatu sampai nanti didapatkan metode yang paling cocok. 

Setelah mendapatkan metode yang cocok, lakukan settingan harian yang disesuaikan dengan kebiasaan untuk proses penggacoran lovebird betina. Seperti pengembunan, lovebird dimandikan dan dijemur, memberikan multivitamin dan ekstra fooding (EF); serta memberikan pakan yang berkualitas tinggi seperti Pakan Master Daily atau Pakan Master Premium. Baik Pakan Master Daily atau Premium terbukti dapat meningkatkan performa burung di lapangan dan memiliki kandungan nutrisi untuk melengkapi kebutuhan nutrisi lovebird. 

Demikianlah empat metode mengunci durasi lovebird betina yang bisa om master bagikan dalam kesempatan kali ini. Sampai bertemu di kesempatan lainnya, ya!

Tips Mengembalikan Performa Lovebird Betina dan Jantan

Mengembalikan performa lovebird betina dan jantan setelah kawin merupakan kegiatan yang harus dilakukan agar kualitas indukan tetap terjaga. Biasanya setelah bertelur performa lovebird betina dan jantan akan menurun. Penurunan performa biasanya ditunjukan dengan perubahan durasi ngekek yang menjadi lebih pendek dan lebih banyak ngetik-ngetiknya. 

mengembalikan performa lovebird betina dan jantan

Penurunan performa ini umumnya disebabkan karena kondisi burung itu sendiri. Pada lovebird betina, misalnya bisa disebabkan karena nyilet atau ngelemak. Sementara pada lovebird jantan disebabkan karena menurun birahinya. Jika dipaksakan mengikuti lomba, penampilannya tidak akan maksimal seperti sebelum diternakan. 

Berikut ini beberapa cara yang bisa sobat lakukan untuk mengembalikan performa lovebird betina dan jantan setelah kawin:

Cara mengembalikan performa lovebird betina dan jantan setelah diternak

Cara mengembalikan performa lovebird betina

mengembalikan performa lovebird betina dan jantan

Untuk mengembalikan performa burung betina setelah diternak atau bertelur, ada beberapa perawatan yang bisa sobat terapkan. Namun perlu diketahui bahwa perawatan ini hanya cocok untuk settingan single fighter ya. 

Hal pertama yang bisa sobat lakukan adalah dengan lebih rutin melakukan pengembunan. Pengembunan ini bisa dimulai sejak satu jam sebelum matahari terbit. Kemudian setelah matahari terbit, mandikan burung sampai tubuhnya basah kuyup dengan menggunakan semprotan atau hand sprayer. Selesai dimandikan, angin-anginkan burung sampai bulunya setengah mengering. Selanjutnya full kerodong sangkarnya kemudian gantungkan di tempat teduh dan agak berangin. 

Berikan Pakan Master Daily sebagai pakan sehari-harinya agar performanya juga cepat kembali seperti semula. Lalu berikan juga air minum yang bersih dan segar. Berikan juga Vitamin M-Plus untuk menunjang dan menjaga kondisi kesehatan lovebird. 

Lakukan pola perawatan tersebut dengan rutin selama satu minggu penuh. Setelah itu pindahkan burung ke kandang umbaran untuk dilatih. Selama masa pelatihan, sebaiknya jauhkan burung betina dari lovebird jantan agar birahinya bisa segera stabil. 

Selain itu, berikan juga Pakan Master Premium selama pelatihan agar performanya kembali meningkat dengan cepat. Setelah itu, siapkan air minum dalam cepuk besar agar bisa digunakan sebagai tempat mandi oleh burung nantinya. 

Setelah menerapkan settingan tersebut, penampilan lovebird betina akan kembali maksimal seperti sebelum diternakan atau bertelur. 

Cara mengembalikan performa burung jantan

mengembalikan performa lovebird betina dan jantan

Untuk mengembalikan performa lovebird jantan, ada beberapa kegiatan yang harus sobat lakukan, yaitu:

  • Memeriksa kondisi fisik dan bulu lovebird jantan
  • Menggunakan sangkar bulat agar perawatan hariannya jadi lebih mudah
  • Berikan pakan yang berkualitas agar mencegah bulunya ambrol, misalnya dengan memberikan Pakan Master Daily yang sudah terbukti mengandung berbagai macam nutrisi yang bisa memenuhi kebutuhan nutrisi burung
  • Gunakan jagung manis sebagai pakan tambahan (EF)
  • Satu jam sebelum matahari terbit, embunkan burung di luar rumah
  • Setelah matahari terbit, siapkan cepuk untuk mandinya dan pancing burung agar mau mandi semprot
  • Selesai dimandikan, angin-anginkan burung sebentar kemudian jemur sampai dengan pukul 10.00 atau 11.00 pagi. 
  • Selesai dijemur, pindahkan burung ke tempat yang teduh untuk diangin-anginkan kembali
  • Selanjutnya full kerodong sangkar burung kemudian tempatkan di dalam ruangan. Sebelum disimpan, sebaiknya semprot kerodong dengan semprotan halus agar kelembaban suhu di dalamnya terjaga
  • Lakukan pemasteran dengan suara lovebird betina sampai dengan sore hari
  • Pada malam hari, semprot halus kain kerodong sekali lagi
  • Pancing lovebird jantan dengan suara lovebird betina agar ia kembali ngekek. Setelah mulai terlihat ngekek lagi, turunkan durasi penjemuran menjadi 10-15 menit. 

Dengan pola perawatan di atas, performa lovebird jantan akan kembali seperti semula sebelum ia diternakan dan menghasilkan keturunan. Setelah itu burung bisa diikutkan kembali dalam perlombaan sebagaimana biasanya. 

Demikianlah cara mengembalikan performa burung betina dan jantan setelah diternakan. Semoga dengan informasi ini, lovebird kesayangan sobat kicau bisa kembali moncer di arena lomba. Sampai jumpa di artikel berikutnya, ya!

Tiga Masalah Utama Ternak Lovebird

Sejauh ini ada tiga masalah utama ternak lovebird yang sering dirasakan oleh peternak lovebird. Karena ketiga masalah ini, cukup banyak peternak yang tidak bisa menikmati hasil dari usahanya. Alasannya karena tiga masalah utama dalam ternak lovebird tersebut berkaitan dengan piyikan atau anakannya. 

Kali ini om master akan mencoba menjelaskan tiga masalah utama ini secara singkat agar setidaknya bisa menambah pengetahuan peternak pemula atau ikut membantu menyelesaikan masalahnya. Karena itu simak sampai selesai ya!

masalah utama ternak lovebird

Tiga masalah utama ternak lovebird

Induk tidak mengacuhkan anak-anaknya

Permasalahan yang pertama adalah induk tidak mengacuhkan anak-anaknya. Artinya induk tidak merawat ataupun meloloh anak-anaknya. Masalah ini menjadi yang paling sering dijumpai oleh peternak lovebird. 

Penyebabnya adalah induk lovebird masih muda sehingga kurang mempunyai pengalaman. Selain itu, bisa juga diakibatkan karena kandang yang kurang nyaman (terdapat gangguan dari hewan atau manusia), birahi burung naik, atau induknya memiliki sifat pemalas. 

Solusi yang bisa sobat lakukan saat menemui masalah ini adalah dengan memisahkan anakan dari induknya lalu lakukan proses pelolohan secara manual. Dengan begitu, anakan jadi terawatt kembali sejak dini.

Anakan sering digigit dan dicabuti bulunya oleh indukan

Permasalahan yang kedua adalah induk burung menjadi agresif sampai menggigit dan mencabuti bulu anaknya. Perilaku agresif ini bisa disebabkan oleh banyak faktor. Beberapa di antaranya adalah karena terlalu sering berproduksi sehingga induk merasa stress, kekurangan nutrisi, dan juga gangguan ektoparasit.

masalah utama ternak lovebird

Dari ketiga penyebab tersebut, yang paling sering dirasakan oleh peternak burung adalah induknya stress karena terlalu sering berproduksi. Untuk itu, solusi yang bisa dilakukan adalah dengan mengatur ulang jadwal produksi induk dan memberikan waktu istirahat yang cukup sebelum kembali dikembangbiakan.

Selain itu, sobat juga bisa melakukan perubahan dalam kegiatan pemberian pakan atau menjaga dan membersihkan kandangnya secara rutin sehingga kebersihannya tetap terjaga. 

Piyikan atau anakan hilang dari sarangnya

Masalah yang ketiga adalah piyikan yang menghilang dari sarangnya Banyak penangkar lovebird yang menganggap kejadian ini sebagai sebuah misteri, namun ternyata alasan sebenarnya disebabkan oleh adanya piyikan yang mati. Untuk mencegah bakteri dari bangkai tersebut, induk burung kemudian menginjak-nginjak bangkainya sampai rata dengan sarangnya. 

Alasan ini cukup masuk akal mengingat bangkai akan jadi lebih cepat kering karena tidak ada cairan. Dengan begitu, bakteri menjadi tidak mempunyai tempat untuk tumbuh dan berkembang. 

Solusi untuk masalah yang terakhir adalah dengan mengganti sarang yang ada atau bisa juga mendiamkannya karena ini merupakan keputusan induknya sendiri sehingga bisa disimpulkan aman bagi burung. 

Nah, itulah tiga masalah utama ternak lovebird yang sering dirasakan oleh para peternak. Untuk mencegah masalah tersebut terjadi, sobat bisa coba memberikan pakan yang berkualitas tinggi serta kaya akan nutrisi seperti Pakan Master Premium dan Pakan Master Daily pada lovebird kesayangannya. Semoga informasi yang sedikit ini bisa bermanfaat dan membantu sobat kicau ya.

Cara Menekan Biaya Operasional Breeding Lovebird

Untuk menekan biaya operasional breeding lovebird dapat dilakukan dengan menyesuaikan pakan. Alasannya tentu saja karena pakan adalah komponen dengan biaya operasional terbesar daripada yang lainnya. Sekitar 70% biaya operasional digunakan untuk pakan. 

Bagi penangkar pemula, menekan biaya operasional breeding lovebird berarti memperkecil pengeluaran dan menambah umur penangkaran. Kali ini om master akan memberikan tips untuk melakukannya agar dapat sedikit membantu para penangkar pemula.

menekan biaya operasional breeding lovebird

Tips menekan biaya operasional breeding lovebird

Sebelum membahas lebih jauh, om master ingin mengingatkan terlebih dahulu bahwa menyesuaikan pakan bukan berarti mengurangi jumlah pakan atau perawatan burung, namun lebih ke memaksimalkan bahan-bahan yang harganya relatif lebih murah. 

Berikut ini beberapa kegiatan yang dapat menekan biaya operasional breeding lovebird: 

Mengganti tulang sotong dengan batu bata

Tulang sotong, biasanya digunakan sebagai asinan dan diberikan kepada pasangan indukan lovebird. Untuk mengurangi biaya operasional, sobat bisa cobe menggantinya dengan batu bata. Faktanya, ternyata batu bata memiliki beberapa manfaat, yaitu: 

  • Menghindari paruh nggajah
  • Melancarkan pencernaan lovebird
  • Mempertajam warna kuning telur (yolk) yang dihasilkan induk lovebird dan cenderung ngisi.

Namun, tidak sembarangan batu bata bisa digunakan. Syarat utamanya adalah batu bata tersebut harus baru dan belum pernah digunakan sama sekali. Setelah itu, rendam batu bata ke dalam air garam selama satu hari penuh, lalu jemur di bawah terik matahari sampai kering.

menekan biaya operasional breeding lovebird

Kemudian setelah selesai dijemur, batu bata tersebut disimpan di dalam kandang ternak sebagai pengganti tulang sotong. Biasanya lovebird akan menggigiti batu bata tersebut. 

Harga standar batu bata saat ini mungkin sekitar lima sampai sepuluh ribu untuk sepuluh buah batu bata. Jadi bisa dipastikan lebih irit daripada menggunakan tulang sotong.

Membuat glodok sendiri menggunakan kayu mangga

Harga glodok memang relatif murah, tapi itu jika jumlahnya sedikit. Sementara jika jumlah pasangan induknya banyak, harganya juga menjadi mahal. Karena itu, sobat bisa coba membuat glodok sendiri menggunakan kayu mangga. 

Kayu mangga merupakan bahan yang lebih bagus daripada sengon atau bahan pembuatan glodok yang lainnya. Selain itu, kayu mangga juga lunak dan memiliki pori-pori yang besar sehingga burung tidak akan kepanasan karena sirkulasi udara mengalir lancar di dalam kandang. 

Untuk ukurannya, sobat bisa membuat glodok dengan panjang sekitar 20 cm, lebar 15 cm, dan tinggi sekitar 25 cm.

Menggunakan jerami untuk bahan sarang

Sama seperti glodok, harga bahan untuk sarang memang relatif murah namun jika jumlah indukan lovebird banyak maka biaya pun jadi membengkak. Untuk menyiasatinya, sobat bisa menggunakan jerami. 

Caranya dengan memotong jerami dengan panjang sekitar 4 cm lalu jemur sampai kering. Setelah itu, potongan jerami yang kering dimasukan ke dalam glodok secukupnya. 

Efisiensi pakan

Untuk menekan biaya operasional pakan, sobat bisa coba mencampurkan beberapa pakan sekaligus. Misalnya milet putih, canary seed, kangkung, dan jagung muda. Rasio perbandingan yang digunakan adalah 2:1. Artinya dua kilo milet putih untuk satu kilo canary seed. Berdasarkan pengalaman om master, campuran ini bisa bertahan sampai dengan tiga hari. 

Untuk pakan tambahan (EF) bisa mencampurkan 1 ikat kangkung dengan 3 jagung muda sehingga harganya juga bisa lebih murah.

Tiga kegiatan di atas sudah terbukti dapat menekan biaya operasional breeding lovebird dan jika dilakukan dengan konsisten dapat memberikan keuntungan yang lumayan besar. Sekian artikel kali ini semoga bermanfaat bagi penangkar pemula. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, ya!

Tahapan dalam Ternak Lovebird untuk Pemula

Ternak lovebird, meski dikatakan mudah, nyatanya bukan berarti tanpa kendala sama sekali. Terbukti dengan banyaknya pemula yang mengeluh kesulitan saat awal-awal beternak. Bahkan, beberapa dari mereka mengalami kegagalan. Setelah ditelusuri lebih jauh, om master menyimpulkan bahwa kendalanya adalah adanya tahapan yang diabaikan oleh kebanyakan peternak pemula. 

Karena itu, kali ini om master akan memberikan panduan dasar ternak lovebird bagi pemula sehingga setidaknya bisa dijadikan sebagai panduan dan pegangan. Semoga nantinya jumlah peternak pemula yang mengalami kegagalan semakin berkurang dari waktu ke waktu.

ternak lovebirdTahapan ternak lovebird yang harus dilakukan oleh peternak pemula

Lovebird memang terus digandrungi banyak orang. Popularitasnya semakin naik dari waktu ke waktu, hal ini disebabkan karena lovebird mempunyai penampilan yang cantik, mudah menjadi jinak dan bisa juga dijadikan sebagai masteran bagi burung kicau lainnya. Selain itu, tentu saja lovebird juga mudah untuk diternakan.

Berikut ini tahapan ternak lovebird yang harus dilakukan oleh peternak pemula: 

Persiapkan kandang ternak

Sebelum melakukan apapun dalam proses ternak lovebird, sebaiknya pastikan sobat sudah mempunyai kandang yang khusus untuk beternak. Ukuran kandang harus lah luas agar aktivitas burung di dalam kandang juga tidak terhambat dan membuat hasilnya lebih maksimal.

Jika sobat memutuskan untuk membeli lebih dari satu pasangan untuk diternakan, sebaiknya siapkan kandang yang luas dan bersekat atau kandang koloni juga boleh. Sementara jika sobat memutuskan hanya membeli satu pasang saja, bisa gunakan kandang battery. 

Setelah kandangnya siap, selanjutnya sobat harus menyiapkan glodok atau tempat sarang burung. Biasanya glodok ini terbuat dari kayu keras atau multiplek dengan ukuran 20 cm x 20 cm x 25 cm. Selanjutnya masukan serut kayu atau bahan yang bisa dijadikan sarang oleh burung di dasar glodok tersebut. 

Pilih calon induk yang berkualitas

Silsilah atau garis keturunan lovebird dapat mempengaruhi penampilannya di arena perlombaan. Karena itu, penting untuk memilih calon induk yang berkualitas (sehat dan aktif) saat ingin beternak lovebird. Selain itu, pastikan juga umur lovebird jantan lebih tua daripada betinanya agar perkawinan berjalan lancar karena jantan dipastikan mendominasi pasangannya.

Amati perilaku induk lovebird

Setelah memilih pasangan induk yang tepat, selanjutnya tempatkan lovebird jantan dan betina di kandang yang terpisah. Tujuannya agar sobat bisa mengamati perilaku keduanya. Biasanya setelah burung berusia satu tahun lebih akan siap kawin. Hal ini ditunjukan dengan munculnya perilaku berikut ini:

  • Lovebird betina merentangkan kedua sayapnya sambil mengangkat ekornya ke atas atau ngapal
  • Lovebird jantan mulai terlihat sering mengawini tangkringannya

Jika kedua perilaku ini sudah mulai terlihat pada masing-masing burung, sebaiknya segera satukan lovebird jantan dan betina ke dalam kandang khusus ternak. 

Proses penjodohan

Saat penjodohan sudah dimulai dan kedua induk berada di dalam kandang khusus ternak, biasanya perkawinan tidak akan langsung terjadi. Oleh karena itu, sobat harus bersabar dan terus mengamati perkembangan perkawinan mereka dari setiap hari.

Jika tiba-tiba salah satu burung jadi lebih agresif, sebaiknya pisahkan kembali keduanya dan amati perilaku mereka sekali lagi seperti disebutkan sebelumnya. Dengan kata lain, sobat mengulang proses penjodohan. 

Berikan pakan juga suplemen untuk meningkatkan produktivitas burung

Setelah kedua induk berada di dalam kandang ternak, hal selanjutnya yang harus sobat lakukan adalah memperhatikan pakan yang diberikan dengan cermat dan teliti. Berdasarkan beberapa sumber, keberhasilan ternak lovebird bisa didukung dengan memberikan racikan pakan berikut ini:

  • Pakan biji-bijian seperti milet putih ditambah beberapa butir kuaci dan kacang-kacangan
  • Buah dan sayuran sebagai pakan tambahan (EF)
  • Air minum burung harus bersih dan segar sepanjang hari
  • Atau sobat bisa memberikan Pakan Master Premium saat penjodohan dimulai. Produk dari pakanmaster.com yang satu ini sangat cocok digunakan sebagai pakan utama selama ternak lovebird karena mengandung berbagai macam nutrisi penunjang penjodohan lovebird seperti meningkatkan produktivitas, kesuburan dan kualitas anakan yang dihasilkan nantinya. 

Menjaga keamanan dan kenyamanan lovebird

Setelah perkawinan dilakukan, induk betina biasanya akan mulai rajin memunguti bahan-bahan untuk membuat sarang. Selain itu, ia juga jadi lebih sering keluar masuk glodoknya. Pada tahap ini burung sedang menyusun dan merapikan sarang di dalam glodok. Setelah itu, induk betina akan mulai bertelur.

Pada masa ini, induk betina biasanya menjadi sangat sensitif terhadap lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, usahakan agar induk betina merasa aman dan nyaman, pastikan juga tidak ada gangguan dari manusia atau hewan lain seperti tikus dan kucing saat ia mengerami telurnya. Masa pengeraman ini umumnya berlangsung sekitar 21-25 hari saja

Menyapih anakan lovebird

Setelah telur menetas dan anakan lovebird lahir, selanjutnya sobat perlu menyapihnya setelah anakan tersebut berumur 7-14 hari. Perlu diingat bahwa penyapihan anakan lovebird merupakan pekerjaan yang merepotkan. Terutama saat sobat harus memberikan pakan dengan cara dilolohkan.

Namun sobat juga bisa memilih membiarkan induk lovebird mengasuh anaknya. Dengan kata lain sobat tidak menyapih anakan lovebird. Biasanya, induk lovebird akan menyapih anaknya sampai sudah bisa makan sendiri. Beberapa peternak senior juga melakukan hal ini. 

Om rasa sudah cukup informasi mengenai tahapan ternak lovebird kali ini. Jika ada yang ingin ditanyakan bisa langsung tulis di kolom komentar atau hubungi facebook pakanmaster di Master Petshop. Insya Allah om master bantu sebisanya. Sampai jumpa di artikel tentang burung lovebird berikutnya, ya!

Jenis Glodok Lovebird dan Cara Membuatnya

Glodok lovebird biasanya digunakan para peternak sebagai sarang tempat induk lovebird mengerami telurnya. Bentuknya bermacam-macam, mulai dari kotak sampai setengah lingkaran. Glodok memiliki lubang kecil yang berfungsi sebagai pintu keluar masuk bagi induk lovebird. Bagi peternak lovebird, gelodok merupakan penentu keberhasilan, bahkan bahan dan modelnya juga ikut harus diperhatikan dengan baik. 

Dalam artikel ini om master akan membahas tentang glodok lovebird secara lengkap, termasuk cara membuat dan memasangnya di luar kandang. Jadi pastikan sobat membaca sampai selesai, ya!

glodok lovebirdMacam-macam glodok lovebird

Secara umum, gelodok yang ada di pasaran terbuat dari bahan yang keras dan padat. Tujuannya adalah mencegah kerusakan yang diakibatkan oleh keropos atau gigitan burung. Namun, kekurangan bahan ini tidak bisa menjaga suhu dan kelembaban yang dibutuhkan induk lovebird untuk mengerami telur-telurnya.

Berikut ini beberapa macam glodok lovebird yang ada di pasaran:

Glodok Lovebird Kaca

glodok lovebird

Glodok ini terbuat dari kayu dan kaca maka dari itu dinamakan glodok kaca. Biasanya memiliki bentuk yang sesuai dengan bentuk kandang burung. Selain itu, terdapat dua pintu dalam glodok kaca ini yaitu pintu kayu dan pintu kaca. Jadi ketika pintu kayu dibuka, kita bisa melihat situasi di dalamnya. Namun burung juga tidak bisa terbang begitu saja karena masih tertahan oleh pintu kaca. 

Kelebihan dari Glodok Kaca adalah: 

  • Kita dapat dengan mudah memantau situasi di dalam glodok
  • Tidak membuat burung mudah stress karena kita hanya perlu membuka pintu glodok dari luar saat ingin mengamati telur atau anak lovebird.

Glodok Lovebird Setengah Lingkaran Untuk Sangkar Kapsul

glodok lovebird

Glodok setengah lingkaran biasanya digunakan oleh peternak yang tidak mempunyai tempat yang ideal untuk beternak. Alasannya karena gelodok jenis ini didesain agar sesuai dengan bentuk sangkar kapsul. 

Glodok setengah lingkaran cocok untuk beternak lovebird dengan ukuran kecil, yaitu nyasa dan black cheeked. Namun untuk jenis fischeri dan personata, glodok ini kurang ideal karena tubuhnya juga cukup besar. 

Akan tetapi, bukan berarti gelodok ini tidak mempunyai kelebihan. Karena sejatinya, gelodok ini sangat membantu bagi peternak lovebird pemula dengan modal minim. 

Glodok Lovebird Berdiri

glodok lovebird

Sesuai namanya, glodok lovebird jenis ini mempunyai ukuran yang tinggi dengan bentuk yang menjulang ke atas. Meski dinamakan gelodok berdiri, namun sebagian peternak menempatkannya dengan posisi tidur. 

Kelebihan dari gelodok Berdiri adalah:

  • Harganya cukup terjangkau
  • Tersedia hampir di setiap toko burung
  • Memiliki tata letak dalam kandang sehingga lebih fleksibel dan juga bebas
  • Urusan kelembaban terjaga lantaran ukuran glodok pas untuk burung lovebird

Glodok, sebaiknya terbuat dari triplek atau multiplek agar peluang keberhasilan beternak juga meningkat karena bahan ini terkenal dapat menjaga suhu dan kelembaban di dalamnya. 

Cara membuat glodok lovebird sendiri

Jika sobat cukup yakin dengan kemampuan yang sobat miliki, mungkin ada baiknya mencoba membuat glodok lovebird sendiri. Berikut ini om master tuliskan bahan baku yang dibutuhkan dan cara membuatnya.

Bahan baku yang dibutuhkan untuk membuat glodok sendiri adalah: 

  • Multiplek setebal 9 mm
  • Gergaji kayu
  • Lem kayu
  • Paku secukupnya
  • Kawat tali
  • Engsel.

Untuk pembuatannya, pertama-tama kita persiapkan dulu multipleknya dengan cara memotongnya sesuai ukuran-ukuran ini:

  • Untuk bagian depan dan belakang ukurannya yaitu 16,5 x 19 cm
  • Buat lubang berdiameter 7 cm di bagian depan untuk pintu glodok
  • Untuk bagian atas dan bawah ukurannya 16,5 x 18,5 cm
  • Untuk bagian sisi kiri dan kanan ukurannya 18,5 x 20,5 cm
  • Untuk pengunci, potong multiplek dengan ukuran kecil

Setelah menyiapkan multiplek selanjutnya adalah proses pembuatan glodok. Berikut ini tahapan dalam membuat glodok lovebird:

  1. Rakit dan satukan bagian depan, atas, bawah, sisi kiri, dan kanan dengan lem kayu dan paku
  2. Untuk bagian belakang bisa dipasang menggunakan engsel agar memudahkan kita saat ingin membuka atau menutup gelodok. 
  3. Gunakan kayu yang berukuran paling kecil untuk kuncinya
  4. Tancapkan paku di bagian kiri dan kanan gelodok agar dapat mengikat glodok ke kandang ternak

Proses pemasangan glodok lovebird: 

  1. Pertama, pastikan kandang yang akan digunakan memiliki beberapa pintu. Nah, salah satu dari pintu tersebut biasanya digunakan untuk memasang glodok di luar kandang
  2. Tempelkan gelodok di lokasi yang sobat inginkan
  3. Pasangkan kawan pada paku yang terpasang di sisi kiri dan kanan gelodok untuk mengikat gelodok ke kandang. Jangan lupa pastikan gelodok terikat dengan kencang, ya
  4. Sediakan mainan atau kayu manis di dalam kandang agar lovebird tidak menggigit glodok.

Demikian informasi seputar glodok lovebird yang bisa om master bagikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat dan bisa membantu sobat kicau yang ingin memulai beternak lovebird. 

Cara Memilih dan Merawat Lovebird Bahan untuk Lomba

Lovebird bahan masih jadi primadona bagi penghobi burung lovebird pemula serta tidak memiliki banyak modal. Alasannya karena harganya terjangkau, lebih mudah dirawat dan juga dilatih untuk mengikuti lomba. Dengan begitu, biaya untuk menjadikannya lovebird unggulan juga bisa dikontrol. Di luar permasalahan biaya, kepuasan batin saat berhasil membuatnya jadi lovebird unggulan juga menjadi daya tarik tersendiri. 

Namun tidak semua lovebird bahan dapat dijadikan lovebird unggulan untuk lomba karena indukan dan karakternya juga berpengaruh. Kali ini om master akan membagikan tips memilih dan merawat lovebird bahan untuk dijadikan lovebird unggulan.

lovebird bahanPemilihan lovebird bahan untuk lomba

Dalam proses pemilihan lovebird bahan, setidaknya ada beberapa persyaratan dasar yang harus dipenuhi. Di antaranya:

  • Sudah berumur 3 bulan atau lebih
  • Terlihat lincah, sehat, aktif, dan tidak memiliki kecacatan pada fisiknya
  • Bulu, mata, dan paruh terlihat cerah
  • Saat didekati manusia, burung tidak grabagan (ketakutan)
  • Terlihat santai saat bertengger dan mengeluarkan suara sesekali
  • Sebaiknya tanyakan asal-usul induknya jika memungkinkan. Lebih bagus jika induknya pernah mengikuti perlombaan 
  • pastikan lovebird sudah mau ngekek setiap kali digantang

Setelah mengetahui persyaratan dasarnya, selanjutnya sobat tinggal mencari lovebird bahan. Tempat-tempat yang biasa didatangi untuk mendapatkan lovebird bahan adalah ombyokan pasar burung, peternak atau penangkaran, dan dari arena latber.

Berikut ini beberapa tips memilih lovebird bahan sesuai dengan lokasi pengambilannya: 

Ombyokan pasar

Mencari lovebird bahan dari ombyokan pasar punya tantangan tersendiri karena itu hanya dianjurkan bagi mereka yang sudah ahli dalam memilih lovebird. Jika sobat merasa sudah ahli, maka yang pertama harus diperhatikan saat mencari lovebird bahan di ombyokan pasar adalah menanyakan usia lovebird.

Sebisa mungkin cari yang sudah berusia 3 bulan ke atas, ya. Selain itu, fisik juga harus terlihat segar dan burung terlihat aktif di dalam sangkarnya. Selanjutnya pastikan mental burung sudah kuat dengan cara mendatanginya secara langsung. Kalau terlihat ketakutan sebaiknya cari yang lain lagi.

Peternak atau penangkaran

Hal paling penting jika sobat ingin mencari lovebird bahan di peternak atau penangkaran adalah dana. Alasannya karena biasanya harga dari peternak atau penangkaran lebih mahal, namun kualitasnya juga lebih bagus.

Setelah dana dirasa mencukupi, selanjutnya tanyakan silsilah atau asal-usul induknya. Cari tahu apakah induknya pernah mengikuti lomba dan memiliki track record yang bagus. Selanjutnya perhatikan warna bulunya, siapa tahu sobat bisa mendapatkan lovebird dengan warna bulu yang eksotis. 

Perlu diingat bahwa sobat sebaiknya jangan terlalu berambisi mendapatkan lovebird yang sudah ngekek panjang. Jika kebetulan sobat mendapatkan yang seperti itu, anggap saja sebagai bonus. 

Arena latber

Keunggulan lovebird bahan yang berasal dari arena latber adalah harganya relatif lebih murah dibandingkan dengan yang berasal dari peternak atau penangkaran. Namun kualitasnya tidak terlalu jauh berbeda. Saat tiba di arena latber, sobat tidak perlu fokus pada lovebird yang menjadi juara. Sebaiknya, cari saja lovebird yang mau berbunyi dan ngekek saat digantang.

Jika lovebird terlihat ngekek saat digantang, pastika tidak ngekek dalam satu sesi saja. Karena jika begitu kemungkinan besar ia hanya merasa kaget saja. Lovebird yang tidak ngekek dalam satu sesi berarti memiliki mental bagus dan performa yang stabil.

Merawat lovebird bahan untuk lomba

lovebird bahan

Setelah mendapatkan lovebird bahan yang sesuai dengan keinginan, tugas selanjutnya adalah merawatnya sampai ia memiliki performa yang lebih bagus lagi.

Pertama-tama, latih lovebird bahan satu kali dalam seminggu. Artinya, lovebird boleh dilatih ke lapangan namun tidak terlalu sering karena bisa mengakibatkan lovebird sering ngeruji, tidak mau ngekek, lebih sering ngelantai dan lain sebagainya. 

Setelah berumur 6 bulan atau sudah dewasa, baru lombakan lovebird secara rutin karena saat ini merupakan saat yang tepat untuk menguji kualitas lovebird. Jika masih belum menunjukan hasil yang maksimal, sebaiknya lakukan tips berikut ini: 

  • Carikan pasangan bagi lovebird yang sedang dilatih untuk mengontrol birahinya. Setelah perkawinan terjadi, silakan coba lombakan kembali lovebird tersebut. 
  • Mandikan lovebird sampai basah kuyup setiap pagi lalu jemur dengan durasi yang tidak terlalu lama, seperlunya saja.
  • Berikan terapi mandi guyur atau mandi hujan
  • Saat siang sampai dengan sore hari, sangkarnya jangan dikerodong.
  • Master lovebird secara kontinyu

Dalam beberapa kasus, lovebird yang dilatih mampu menunjukan tanda-tanda yang bagus ketika di rumah. Akan tetapi di arena lomba justru tidak mau berbunyi atau susah untuk berbunyi. Jika terjadi seperti itu, sebaiknya lakukan pencegahan. Caranya bisa dibaca di artikel berikut ini: 

Demikianlah informasi mengenai cara memilih dan melatih lovebird bahan untuk lomba dari om master. Selamat hunting lovebird dan jangan lupa tetap kunjungi pakanmaster.com untuk informasi bermanfaat lainnya.

 

Cara Merawat Lovebird Beauty Contest

Lovebird beauty contest dalam beberapa tahun terakhir ini sudah mulai digandrungi pecinta burung lovebird. Terbukti dengan mulai banyaknya kategori beauty contest di beberapa event lomba lovebird. Namun di Indonesia pada umumnya orang-orang masih tertarik dengan lovebird kicauan sehingga sumber-sumber informasi bagi para pemula pun tidak terlalu banyak. 

Untuk menyiasati hal itu, dalam artikel kali ini om master akan membahas informasi seputar lovebird beauty contest mulai dari standar penilaian sampai dengan cara perawatan lovebird khusus untuk beauty contest.

lovebird beauty contest

9 kriteria penilaian beauty contest

Dari banyak jenis burung lovebird, yang sering diikutkan event beauty contest adalah: Blorok, Violet, Batman, Parker Blue, Lutino, Dakocan, dan juga Biola. Perawatan lovebird beauty contest tentu saja berbeda dengan perawatan untuk suara (singing contest). Secara umum yang menjadi kunci utama dalam beauty contest adalah penampilan fisik yang meliputi postur tubuh, kombinasi warna bulu, dan anatomi tubuh lovebird (paruh dan kaki).

Untuk lebih spesifik lagi, berikut ini om master jelaskan 9 kriteria penilaian beauty contest yang sudah dirumuskan oleh Komunitas Lovebird Indonesia (KLI) dalam buku “Penangkaran Lovebird Beauty Contest” karya Iskandar Mirza a.k.a Abah Meer, dari KLI Surabaya.

Perilaku burung

Dalam penilaian, ada tiga kategori yang terkait dengan perilaku burung. Pertama, lovebird bisa berinteraksi dengan manusia. Kedua, lovebird terlihat tenang dan tidak takut saat didekati. Dan terakhir, lovebird memiliki gerakan yang lincah.

Kepala

lovebird beauty contest

Selanjutnya adalah penilai pada kepala burung. Yang dinilai oleh dewan juri saat kontes kecantikan adalah lengkung kepala yang berbentuk bulat seperti koin dan jidatnya sedikit menonjol. Lalu di bagian kedua mata lovebird juga harus bersih atau tidak keruh. Di bagian paruh tidak ada cacat, retak, dan juga goresan. 

Dada

lovebird beauty contest

Untuk mendapatkan nilai yang maksimal, bagian dada lovebird beauty contest harus terlihat bidang dan tampak meruncing saat dilihat dari samping. Selain itu, saat dikaitkan dengan jenis lovebird, bagian dada tersebut haruslah mencerminkan karakternya. 

Contohnya, jenis Fischeri, warna merah pada bagian dada harus lah rata sampai ke perut. Sementara jenis personata, warna dadanya harus senada dengan warna leher jadi terlihat seperti kalung,

Bagian punggung bawahlovebird beauty contest

Untuk bagian punggung sampai dengan ekor, penilaiannya adalah tubuh burung terlihat lurus saat dilihat dari samping. Ekor membentuk segitiga sama kaki dan bagian kloaka juga harus bersih.

Sayap

lovebird beauty contest

Pada bagian sayap, semakin terlihat rapat ke badan maka nilai yang diperoleh juga semakin besar. Kriteria lain untuk penilaian sayap adalah terlihat tidak menurun serta bulu-bulunya lurus. 

Tubuh dan Kesehatan

Penilaian bagian tubuh dan kesehatan biasanya terdiri dari empat kriteria, yaitu:

  • Fokus pada keharmonisan bentuk tubuh lovebird secara keseluruhan
  • Kondisi tubuh terlihat sempurna, tidak ditemukan cacat seperti kuku hilang, paruh retak, atau bulu-bulu yang terlihat kurang lengkap
  • Ukuran tubuh burung harus proporsional atau panjang dan beratnya seimbang. Artinya burung tidak kegemukan ataupun terlalu kurus. 
  • Kesehatan burung dilihat dari kesegaran, kelincahan, dan kebersihan fisik burung.

Warna

lovebird beauty contest

Warna-warna pada setiap bagian tubuh lovebird harus tegas dan terlihat perbedaannya. Sehingga menyerupai blok warna bagi orang-orang yang melihatnya. 

Setelah mengetahui kriteria penilaian dalam beauty contest, selanjutnya kita akan membahas cara merawat burung lovebird agar bisa mendapatkan nilai yang maksimal. 

Cara merawat lovebird beauty contest

Perlu sobat ketahui bahwa sebenarnya inti dari kontes kecantikan (beauty contest) adalah untuk mempertahankan penampilan fisik serta warna bulu lovebird agar selalu enak dipandang. Dalam hal ini termasuk bentuk tubuh yang proporsional karena biar bagaimanapun lovebird yang obesitas atau terlalu kurus tidak terlalu bagus saat dilihat.

Nah, berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan untuk memudahkan perawatan yang sobat lakukan pada burung kesayangannya:

Kebersihan sangkar

Sudah jadi pengetahuan umum di kalangan penghobi burung lovebird bahwa sangkar yang kotor merupakan sumber masalah. Saat sangkar kotor, biasanya lovebird yang diam di dalamnya juga kotor. Karena itu, kebersihan wajib menjadi perhatian utama demi membuat tubuh burung tidak kotor.

Cara yang bisa sobat lakukan adalah dengan memberikan karpet putih pada bagian alas sangkarnya. Atau bisa juga dengan cara melapisnya menggunakan kertas karton tebal berwarna putih sehingga kotoran pun lebih mudah terlihat. 

Gunakan sangkar khusus lomba

Tujuan dari penggunaan sangkar khusus lomba adalah untuk menjaga bulu ekor dan sayap burung jadi tidak mudah rusak. Saat menggunakan sangkar khusus lomba, lovebird kemungkinan tidak akan selalu merambati jeruji sehingga bulu sayap dan ekor tidak cepat rusak.

Rajin memandikan lovebird

Durasi mandi lovebird beauty contest biasanya lebih sering daripada lovebird kontes suara. Selain itu, cara memandikannya pun tidak sembarangan karena harus menjaga dan merawat penampilan fisik burung. Beberapa pemain beauty contest bahkan memandikan burung dengan tangan plus menggunakan sabun khusus.

Jika sobat ingin mencoba memandikan lovebird kesayangannya dengan tangan, tips berikut ini sangat bisa dicoba:

Pertama, sobat bisa menyemprot tubuh burung sampai basah lalu tangkap dan bungkus tubuh burung dengan handuk. Setelah itu, saat proses mandi gunakan sabun khusus yang sudah disiapkan. Setelah selesai bilas menggunakan air yang bersih. 

Jemur seperlunya saja

Untuk lovebird beauty contest, sebaiknya penjemuran dilakukan seperlunya karena jika terlalu lama akan membuat bulu-bulu gampang kering dan rusak. Selain itu, waktu penjemurannya juga sebisa mungkin lakukan pada pagi hari.

Mengolesi kaku dan jari burung dengan minyak bayi

Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan kaki serta jari burung. Caranya adalah dengan mengoleskan minyak bayi tipis-tipis sampai merata ke seluruh bagian kaki. Usahakan agar minyak bayi yang dioleskan tidak menyentuh bagian bulu pahanya.

Nah, itulah beberapa informasi tentang lovebird beauty contest yang bisa om master bagikan dalam artikel ini. Semoga bermanfaat dan mampu memberikan pencerahan untuk sobat kicau semuanya. Nantikan artikel selanjutnya hanya di pakanmaster.com

Penyebab Durasi Ngekek Lovebird Jadi Pendek

Sejak 5 tahun yang lalu, banyak sekali keluhan tentang durasi ngekek lovebird jadi pendek yang om master terima dari teman-teman penghobi burung lovebird. Beberapa mengatakan durasinya berubah drastis, dari 40 detik menjadi 10 detik. Frekuensinya pun ikut berkurang jadi hanya 3-4 kali saja. 

Kira-kira apa penyebab perubahan durasi ngekek lovebird jadi pendek ini? Bagaimana cara mengatasinya? Mari kita bahas bersama-sama. 

durasi ngekek lovebird jadi pendekPenyebab durasi ngekek lovebird jadi pendek dan cara mengatasinya

Lovebird adalah salah satu burung kicauan yang berbeda dari yang lainnya. Ia memiliki tingkat kecerdasan seperti burung paruh bengkok, serta mampu menjalin hubungan dengan pemiliknya (ikatan batin yang kuat). Karena itu sudah menjadi tugas utama kita selaku pemilik burung untuk menjaga kondisi mental burung dan ikatan batin tersebut agar performanya tidak menurun.

Salah satu akibat dari kondisi mental burung yang terganggu (stress) adalah perubahan durasi ngekek lovebird jadi pendek. Namun bukan itu saja, perubahan durasi ngekek juga bisa disebabkan karena: 

Stress

Stress pada lovebird juga bisa terjadi karena perubahan pola perawatan, perubahan suasana di dalam maupun sekitar kandang menjadi tidak nyaman bagi lovebird, burung sering melihat binatang yang mengancam keselamatannya, sangkarnya terjatuh, dan sebagainya.

Stress sangat berpengaruh dalam perubahan durasi ngekek lovebird jadi pendek, karena itu sebaiknya sobat menjaga kondisi burung kesayangannya. 

Perubahan Perawatan

Perubahan pada perawatan juga bisa menyebabkan durasi ngekek lovebird berubah. Biasanya ini terjadi setelah transaksi jual-beli burung dilakukan. Penyebabnya karena pemilik yang baru lupa menanyakan perawatan yang dilakukan oleh pemilik yang lama. Akibatnya, burung yang tadinya rajin ngekek tiba-tiba berubah jadi jarang berbunyi.

Perubahan yang tiba-tiba pada aktivitas mandi, penjemuran, pemberian pakan, hingga setelan lomba menyebabkan lovebird kaget dan stress. Jadi jangan lupa menanyakan pola perawatan dan setelan jika sobat membeli burung, ya. 

Walaupun terpaksa merubah pola perawatan, sebaiknya lakukan dengan bertahap. Berikut ini proses perubahan merek pakan A menjadi Pakan Master Daily yang pernah om master lakukan: 

Di minggu pertama, campur 4 bagian pakan merek A dengan 1 bagian Pakan Master Daily. Kemudian di minggu kedua, campur 3 bagian pakan merek A dengan 2 bagian Pakan Master Daily. Di minggu ketiga, campur 2 bagian pakan merek A dengan 3 bagian Pakan Master Daily. Selanjutnya di minggu keempat, campur 1 bagian pakan merek A dengan 4 bagian Pakan Master Daily. Dengan cara seperti itu, di minggu kelima om master sudah bisa memberikan Pakan Master Daily pada burung kesayangan om master di rumah. 

Penting untuk diingat bahwa salah satu kunci keberhasilan dalam merawat lovebird adalah konsistensi. Artinya, sobat harus menyediakan waktu untuk melakukan perawatan harian secara teratur dan kontinyu. 

Perubahan Suasana

Kenyamanan sangkar bagi lovebird adalah segala-galanya karena baginya, sangkar adalah rumah tempat semua kebutuhan terpenuhi. Karena itu perubahan suasana dalam sangkar dapat menyebabkan performa burung menurun.

Beberapa contoh perubahan suasana di dalam sangkar adalah penggantian aksesoris seperti tangkringan, tempat makan atau cepuk, mainan, dan lain-lain. Jadi saat mengganti penggantian aksesoris sebaiknya pantau terus aktivitas lovebird untuk memastikan ia tetap nyaman dengan perubahan suasana yang terjadi dalam sangkarnya. 

Jika terjadi perubahan durasi ngekek setelah penggantian aksesoris, maka kemungkinan hal tersebut yang menjadi penyebabnya. Selain itu, perubahan suasana di sekitar sangkar juga ternyata bisa menjadi penyebab performa lovebird menurun. 

Misalnya, ruangan tempat menyimpan lovebird yang biasanya lengang dan sepi tiba-tiba berubah jadi ramai oleh manusia atau suara lainnya. Saat ini terjadi, burung merasa tidak nyaman dan mengurangi frekuensi kicauannya. 

Mudah Birahi

Jika sobat memelihara lovebird balibu atau paud saat ini, sebaiknya waspadai peningkatan birahi yang terjadi seiring bertambahnya usia burung dan perkembangan organ reproduksinya. Jika hasrat burung tidak tersalurkan, maka ia pun menjadi over birahi lalu menyebabkan durasi ngekeknya jadi berubah, galak, ngeruji, dan sebagainya. Solusi yang pas untuk mengatasi hal ini adalah dengan menyediakan pasangan saat burung sudah memasuki usia kawin agar birahinya bisa tersalurkan.

Kegemukan (Obesitas)

Burung yang mengalami kegemukan (obesitas) biasanya menjadi lebih malas dari biasanya. Ia bisa tiba-tiba menjadi malas bergerak dan malas berbunyi. Karena itu, lebih baik jangan memaksakan burung  terlalu banyak makan dan membiarkannya banyak bergerak di kandang umbaran.

Kurang Vitamin / Mineral 

Vitamin dan mineral sangat penting bagi burung agar kebutuhan nutrisi nya selalu terpenuhi. Sayangnya, tidak semua vitamin dan mineral yang dibutuhkan tersedia dalam pakan yang diberikan. Salah satu akibat dari kekurangan vitamin dan mineral adalah sistem kekebalan tubuh jadi lebih lemah, malas bunyi, dan mudah terserang penyakit.

Jika sobat ingin memenuhi kebutuhan nutrisi burung sekaligus dengan pakannya, om master menyarankan Pakan Master Daily dan Premium. Alasannya karena dua produk ini terbukti mampu memenuhi kebutuhan nutrisi burung sehingga sistem kekebalan tubuhnya tetap terjaga dengan baik. 

Pasca Mabung 

Mabung, seperti yang kita ketahui merupakan masa-masa di mana burung akan menyimpan energi miliknya. Karena itu, selama masa mabung berlangsung burung pun jadi jarang berbunyi.

Mabung adalah masa di mana burung akan menyimpan energinya untuk menjalani kondisi tersebut. Biasanya, selama masa mabung, burung menjadi jarang berkicau. Sebaiknya istirahatkan lovebird selama masa mabung agar prosesnya cepat selesai sehingga burung tidak menyimpan energinya terlalu lama. 

Perlu diingat juga, sebaiknya sobat jangan sembarangan merawat lovebird mabung karena hanya akan membuat prosesnya menjadi lebih lama dan menurunkan performa burung saat proses mabung selesai. 

Gangguan Penyakit

Selain faktor yang telah om master bahas sebelumnya, perubahan durasi ngekek lovebird jadi pendek juga bisa disebabkan oleh gangguan penyakit, baik yang mudah terdeteksi maupun yang tidak. Jika burung terkena penyakit namun kita tidak mampu mendeteksinya atau telat, resiko yang menunggu adalah penurunan performa burung secara permanen. Kalaupun bisa disembuhkan, biasanya membutuhkan waktu yang sangat lama.

Cara paling mudah untuk mengecek kondisi kesehatan lovebird adalah dengan mengamati kotoran dan sorot matanya. Biasanya, burung yang sedang sakit mempunyai sorot mata sayu dan berair. Selain itu, kotorannya pun berubah menjadi encer. Sebaiknya segera lakukan pengobatan jika sobat menemukan dua tanda-tanda tersebut pada burung kesayangannya agar tidak terlambat dan performa burung turun drastis. 

Itulah pembahasan mengenai perubahan durasi ngekek lovebird jadi pendek yang seringkali membuat pemiliknya khawatir. Semoga penjelasan dari om master dapat membantu mengembalikan  performa burung sobat atau mencegah performanya turun. 

error: Copyright @pakanmaster.com 2020